jpnn.com, BANDUNG - Mayor Anumerta Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Sejumlah persiapan dilakukan, salah satunya liang lahat yang bakal menjadi 'rumah' terakhir bagi sosok prajurit yang gugur dalam tugas dalam usia 33 tahun itu.
BACA JUGA: Jadwal Kedatangan Jenazah Kapten Zulmi di Indonesia, Disambut Prosesi Kenegaraan
H-1 menjelang pemakaman, sejumlah prajurit TNI bersama petugas tampak menyiapkan liang lahat. Lokasi makam terletak di Blok C1 dan bersebelahan dengan kuburan dari Mayjen TNI (Purn) H Sugito yang meninggal tahun 2010.
Tenda merah putih juga berdiri menutupi area makam. Di sisi lain, pasukan TNI juga melakukan persiapan kedatangan di TMP Cikutra. Persiapan mulai dari gelar pasukan hingga Upacara Pemakaman Militer.
BACA JUGA: Kapten Zulmi Sebelum Gugur di Lebanon Sempat Telepon Sang Ayah
Upacara pemakaman kedinasan tersebut rencananya dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat daerah juga nasional.
Jenazah Mayor Zulmi dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 18.35 WIB. Di sana, jenazah akan diserahterimakan kepada pihak keluarga secara militer.
BACA JUGA: Kapten Zulmi yang Gugur di Lebanon Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Â
Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, jenazah Zulmi bakal dibawa melalui jalur darat menuju rumah duka di Cipageran, Kota Cimahi.
"InsyaAllah besok (hari ini), Sabtu malam tiba di rumah duka ini di Cimahi. Keluarga insyaAllah ke sana," kata perwakilan keluarga Kapten Zulmi, Risman Efendi.
Risman mengungkapkan, perwakilan pihak keluarga akan menyambut langsung ketibaan rombongan pengantar jenazah di Jakarta.
Nantinya, bakal ada prosesi upacara militer dalam rangkaian penyerahan jenazah Kapten Zumli ke pihak keluarga di Jakarta.
"Katanya nanti akan diserahkan secara kenegaraan dulu sebelum nanti dibawa ke sini," ujarnya.
Menurut Risman, Kapten Zulmi akan dimakamkan keesokan harinya atau Minggu (5/4) pagi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung.
"Kami akan melakukan salat jenazah dan berangkat ke TMP Minggu pagi. Jadi dipersilakan yang mau ikut menyalatkan dan mengirim doanya untuk almarhum adik kami, Zulmi," lanjutnya.
Adapun, Zulmi termasuk 756 prajurit perdamaian asal Indonesia yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sejak 2025 lalu.
Zulmi menjadi salah satu dari tiga prajurit yang gugur dalam insiden serangan dan terkena ranjau darat di Lebanon Selatan pada 29 dan 30 Maret 2026. Sementara empat prajurit lainnya mengalami luka-luka. (mcr27/jpnn)
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




