JAKARTA, KOMPAS.TV – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi terjadinya hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (5/4/2026).
Prakirawan BMKG, Wahyu Annisa, menjelaskan, sirkulasi siklonik diperkirakan berpotensi terbentuk di perairan barat Aceh, perairan barat daya Lampung, perairan utara Kepulauan Bangka Belitung dan di Laut Banda.
“Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari Bengkulu hingga Lampung, di perairan selatan Kepulauan Bangka Belitung dan di Laut Banda,” ucapnya dalam unggahan video di akun Instagram @infobmkg, Sabtu (4/4/2026).
Baca Juga: BMKG: Godzilla El Nino Ancam Jambi, Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang hingga September
Daerah konvergensi lain juga diperkirakan terbentuk memanjang dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah, dari Kalimantan Tengah hingga perairan selatan Kalimantan Selatan.
Kemudian, dari Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Barat, dari Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Selatan, di Papua Selatan dan di Papua Pegunungan.
Ia menuturkan, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut juga menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
“Untuk bagian barat Indonesia, diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak dan Banjarmasin,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- update cuaca
- badan meteorologi klimatologi geofisika
- bmkg
- peringatan dini cuaca
- hujan





