Sampah Menggunung Setinggi 2 Meter di Depan Bangunan SPPG Cakung Timur

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi tumpukan sampah di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cakung Timur #018 atau Dapur Tunas Cakung 2, Jakarta Timur, memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Sabtu (4/4/2026), gunungan sampah yang menumpuk di sisi jalan tepat di depan gedung SPPG mencapai ketinggian sekitar dua meter. Sampah tersebut juga mengular hingga ke bahu jalan.

Ketua RT 01 RW 03 Cakung Timur, Anton Hermawan (42), mengatakan tumpukan sampah itu didominasi limbah yang dibuang secara ilegal oleh warga dari luar wilayah.

Baca juga: Bangunan SPPG Cakung Timur Dekat Tumpukan Sampah, Bau Menyegat hingga Lalat

Menurut Anton, pembuang sampah datang menggunakan kendaraan besar hingga gerobak dan membuang limbahsampah secara sembarangan.

“Yang gerobak itu memang dia nyimpannya di situ, sampingnya. Gara-gara sampah-sampah ilegal ini orang-orang luar dari wilayah lain pakai mobil, ngebuangnya sekali lempar,” kata Anton saat ditemui, Sabtu (4/4/2026).

“Malah dijadiin kayak TPA keseluruhannya, padahal ini milik RW,” lanjutnya.

KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Kondisi tumpukan sampah di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cakung Timur #018 atau Dapur Tunas Cakung 2, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026).

Anton menjelaskan, sampah yang menumpuk di lokasi juga belum diangkut petugas karena kendala operasional pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.

“Terus kendalanya operasionalnya, bayangin dari buangan luar, bukan warga saja. Sampah ini belum diangkut petugas karena kendala di TPA Bantargebang,” ujar dia.

Meski begitu, Kompas.com sempat melihat satu mobil petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berwarna hijau dan kuning terparkir di dekat lokasi.

Namun, tidak terlihat aktivitas pengangkutan sampah.

Baca juga: Darurat Sampah di Rusun Angke: Jalan Tertutup, Bau Menyengat, Warga Bertahan Berminggu-minggu

Anton menilai keberadaan tumpukan sampah ini membuat fasilitas SPPG terlihat tidak layak, padahal bangunan tersebut masih baru dan belum beroperasi.

“Baru, masih baru. Belum beroperasi. Wacananya mau peresmian, tapi belum ada kepastian,” ujar dia.

Di lokasi, kondisi SPPG juga tampak belum siap. Tidak ada pengelola resmi yang berjaga.

Hanya terlihat tiga pekerja bangunan yang sedang merenovasi gedung bekas gudang tersebut.

Mereka tampak memperbaiki lantai bagian depan, mengganti atap seng, serta menata bagian dalam bangunan agar siap digunakan.

Sementara itu, aktivitas pembuangan sampah terus berlangsung.

Beberapa orang terlihat membuang plastik berukuran besar langsung ke atas gunungan sampah.

Pengendara motor juga tampak membawa tong sampah dan membuangnya di lokasi yang sama.

Baca juga: Sampah Menggunung di Rusun Angke Jakbar Berasal dari Limbah Konveksi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Tumpukan sampah yang melebar hingga bahu jalan membuat akses kendaraan menyempit dan memicu kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Cakung Cilincing Timur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Blak-blakan, Radja Nainggolan Akui Lebih Dihargai di Indonesia Dibanding Belgia
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Serahkan Bingkisan Lebaran ke Seluruh Peserta HBH, Ikafe Konsisten dalam Perjuangan Riang Gembira
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Pramono: Perang Timur Tengah Tak Akan Lama Jika Nilai Persaudaraan Dijalankan
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Dulu Dilupakan, Kini Elkan Baggott Menjadi Salah Satu Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia
• 5 jam lalubola.com
thumb
Banjir Rendam 12 RT di Jakarta Barat
• 13 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.