Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mencium kepala bayi anak prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon saat menghadiri prosesi takziah di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu petang.
Dalam pantauan dari siaran Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, momen tersebut terjadi ketika Presiden menghampiri keluarga Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan.
Saat itu, istri dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan duduk sambil menggendong bayi yang terus menangis di tengah suasana duka.
Presiden tampak mengusap kepala bayi tersebut sebelum kemudian menciumnya, sembari menyampaikan penguatan kepada istri dan ibu prajurit yang ditinggalkan.
Presiden Prabowo tiba di lokasi didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono, lalu secara bergantian menghampiri keluarga tiga prajurit yang gugur.
Pada setiap kesempatan, Presiden menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Presiden beri penghormatan kepada tiga prajurit gugur dan temui keluarganya
Selain keluarga Muhammad Nur Ichwan, Presiden sebelumnya menemui keluarga Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.
Istri dari kedua prajurit tersebut tampak masih menangis saat berbincang dengan Presiden, sementara ibu masing-masing prajurit turut mendampingi di sisi peti jenazah.
Usai berbicara dengan keluarga, Presiden Prabowo kemudian memberikan penghormatan kepada masing-masing prajurit dengan berdiri di hadapan foto almarhum yang disemayamkan di ruangan tersebut.
Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian prosesi, ketika keluarga inti yang diperkenankan mendekat memeluk peti jenazah berbalut bendera Merah Putih.
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
Ketiganya gugur saat menjalankan tugas negara di wilayah Lebanon, dalam rangka menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca juga: Haru dan isak tangis keluarga sambut jenazah prajurit TNI yang gugur
Baca juga: Dua pesawat TNI AU antar jenazah prajurit gugur dari Lebanon ke daerah asal
Dalam pantauan dari siaran Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, momen tersebut terjadi ketika Presiden menghampiri keluarga Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan.
Saat itu, istri dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan duduk sambil menggendong bayi yang terus menangis di tengah suasana duka.
Presiden tampak mengusap kepala bayi tersebut sebelum kemudian menciumnya, sembari menyampaikan penguatan kepada istri dan ibu prajurit yang ditinggalkan.
Presiden Prabowo tiba di lokasi didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono, lalu secara bergantian menghampiri keluarga tiga prajurit yang gugur.
Pada setiap kesempatan, Presiden menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Presiden beri penghormatan kepada tiga prajurit gugur dan temui keluarganya
Selain keluarga Muhammad Nur Ichwan, Presiden sebelumnya menemui keluarga Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.
Istri dari kedua prajurit tersebut tampak masih menangis saat berbincang dengan Presiden, sementara ibu masing-masing prajurit turut mendampingi di sisi peti jenazah.
Usai berbicara dengan keluarga, Presiden Prabowo kemudian memberikan penghormatan kepada masing-masing prajurit dengan berdiri di hadapan foto almarhum yang disemayamkan di ruangan tersebut.
Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian prosesi, ketika keluarga inti yang diperkenankan mendekat memeluk peti jenazah berbalut bendera Merah Putih.
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
Ketiganya gugur saat menjalankan tugas negara di wilayah Lebanon, dalam rangka menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca juga: Haru dan isak tangis keluarga sambut jenazah prajurit TNI yang gugur
Baca juga: Dua pesawat TNI AU antar jenazah prajurit gugur dari Lebanon ke daerah asal





