Grid.ID- Perayaan Paskah selalu identik dengan kebersamaan, doa, dan sajian istimewa di meja makan keluarga. Tak heran, makanan khas Paskah menjadi bagian penting yang selalu dinantikan saat momen suci ini tiba.
Selain telur yang paling identik, ternyata ada banyak hidangan lain yang biasa disajikan untuk memeriahkan suasana. Menariknya, makanan khas Paskah tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga hadir dalam ragam tradisi kuliner di berbagai negara.
Mulai dari roti simbolis, kue manis, hingga hidangan utama berbahan daging, semuanya punya makna tersendiri. Karena itu, mengenal makanan khas Paskah bisa menjadi cara menarik untuk memahami tradisi perayaan yang lebih dalam.
5 Makanan Khas Paskah yang Populer di Rumah
Paskah identik dengan momen penuh sukacita yang dirayakan umat Kristiani dan Katolik bersama keluarga. Setelah rangkaian ibadah, termasuk Jumat Agung dan Minggu Paskah, banyak keluarga berkumpul di rumah sambil menikmati aneka hidangan spesial.
Dalam tradisi ini, makanan khas Paskah bukan sekadar pelengkap, tetapi juga sarat simbol dan makna rohani. Sebagian besar hidangan bahkan berkaitan langsung dengan kisah Yesus Kristus, kebangkitan, pengorbanan, dan harapan baru.
Berikut daftar makanan khas Paskah yang paling sering disajikan saat perayaan di rumah, sebagaimana dikutip dari Tribun Medan, Sabtu (4/4/2026):
1. Telur Rebus
Telur rebus menjadi makanan khas Paskah yang paling identik. Dalam tradisi Paskah, telur melambangkan kubur Yesus yang kosong sekaligus simbol kehidupan baru, kesuburan, dan harapan.
Biasanya telur dihias warna-warni agar lebih menarik, terutama untuk kegiatan anak-anak seperti berburu telur Paskah (easter egg hunt), menghias telur bersama keluarga, dan lomba menghias telur dengan hadiah. Selain telur rebus, telur Paskah juga sering hadir dalam bentuk cokelat, jelly beans, atau marzipan. Tak heran jika makanan khas Paskah satu ini hampir tak pernah absen dalam perayaan.
2. Kue Kering
Kue kering juga termasuk makanan khas Paskah yang umum disajikan di rumah. Tradisi ini mirip dengan kebiasaan saat hari besar lainnya, ketika tuan rumah menyiapkan camilan untuk menyambut kerabat dan tamu.
Aneka kue kering biasanya diletakkan di meja ruang tamu dalam toples dan dinikmati sambil berbincang. Karena praktis dan disukai semua usia, sajian ini menjadi pilihan favorit saat Paskah.
3. Roti dan Kue Basah
Dalam perayaan Paskah, roti memiliki makna spiritual yang sangat kuat. Roti dan anggur mengingatkan pada Perjamuan Kudus, yakni makan malam terakhir Yesus bersama para murid sebelum penyaliban.
Karena itu, roti tanpa ragi kerap dianggap sebagai makanan khas Paskah yang penting. Di banyak keluarga, roti disajikan saat malam Paskah atau setelah ibadah, lalu disantap bersama sambil berdoa. Selain roti, kue basah juga kerap hadir sebagai pelengkap hidangan keluarga.
4. Soto Ayam dan Menu Rumahan Nusantara
Di Indonesia, makanan khas Paskah juga berkembang sesuai budaya lokal. Salah satu menu yang sering disajikan adalah soto ayam sebagai hidangan utama keluarga.
Selain soto ayam, beberapa daerah—terutama di Jawa—juga kerap menghadirkan rawon dan opor ayam. Menu-menu ini biasanya disiapkan untuk menjamu keluarga besar yang datang bersilaturahmi selama masa Paskah.
5. Permen dan Snack untuk Anak-anak
Karena Paskah sering identik dengan suasana ceria dan aktivitas anak-anak, permen juga menjadi makanan khas Paskah yang cukup populer. Permen, cokelat, dan aneka manisan biasanya disediakan agar suasana rumah terasa lebih meriah. Tak hanya itu, tuan rumah juga sering menambahkan snack ringan di meja tamu agar anak-anak dan keluarga bisa menikmatinya sepanjang hari.
Makanan Khas Paskah dari Berbagai Negara di Dunia
Selain tradisi di Indonesia, makanan khas Paskah juga hadir dalam versi unik di berbagai negara. Banyak di antaranya punya makna simbolis yang berkaitan dengan pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus.
1. Prancis
Di Prancis, hidangan Paskah yang terkenal adalah kaki domba panggang atau le gigot d’agneau pascal. Daging domba dibumbui dengan bawang putih dan herba seperti rosemary, lalu dipanggang. Domba sendiri melambangkan hewan kurban, sehingga hidangan ini sangat lekat dengan makna religius.
2. Inggris
Inggris punya dua makanan khas Paskah yang terkenal. Pertama, hot cross bun adalah roti kecil manis dengan tanda salib di bagian atas sebagai simbol penyaliban Yesus.
Kedua, simnel cake, kue buah dengan lapisan marzipan dan 12 bola marzipan yang melambangkan 12 rasul. Kedua sajian ini telah menjadi tradisi turun-temurun selama berabad-abad.
3. Jerman
Mengutip Kompas TV, di Jerman, ada Kerbelsuppe, sup hijau berbahan chervil yang biasa disantap pada Kamis sebelum Paskah atau Kamis Hijau (Gründonnerstag). Warna hijau pada sup ini menjadi ciri khas sekaligus bagian dari tradisi lokal.
4. Spanyol
Spanyol memiliki rosquillas de Semana Santa, yakni donat Paskah yang teksturnya lebih mirip kue. Sajian ini umumnya dibuat dari tepung fermentasi dan ditaburi gula. Bentuk dan penyajiannya bisa berbeda di setiap daerah, tetapi tetap menjadi salah satu makanan khas Paskah yang populer.
5. Italia
Italia terkenal dengan colomba di Pasqua, roti manis berbentuk burung merpati yang menjadi simbol perdamaian. Roti ini biasanya diisi manisan buah dan diberi taburan almond serta gula kristal. Di Napoli, ada pula pizza chiena, perpaduan pie dan pizza yang berisi aneka daging olahan dan keju.
6. Amerika Serikat
Banyak keluarga di Amerika Serikat menyajikan ham panggang saat Paskah. Hidangan ini biasanya bercita rasa manis karena dilapisi madu, gula merah, atau irisan nanas. Tradisi ini berakar dari kebiasaan mengawetkan daging sejak musim gugur agar siap disantap saat Paskah.
Baca Juga: 6 Tradisi Perayaan Hari Paskah di Indonesia yang Jarang Diketahui, Unik dan Penuh Makna, Simak Penjelasannya!
7. Argentina
Di Argentina, ada torta pascualina, pie asin berisi ricotta, telur rebus, bayam, artichoke, dan parsley. Hidangan ini tidak memakai daging sehingga umum disantap saat masa puasa. Penggunaan telur yang melimpah juga menjadi simbol kebangkitan Kristus.
8. Meksiko
Meksiko punya capirotada, puding roti yang biasanya disajikan pada Jumat Agung. Hidangan ini dibuat dari roti yang direndam dalam sirup rempah seperti kayu manis dan cengkeh, lalu diberi topping kacang-kacangan dan buah kering.
Menariknya, tiap bahan punya makna simbolis. Misalnya, kayu manis melambangkan salib, cengkeh melambangkan paku, dan roti melambangkan tubuh Kristus.
Meski makanan khas Paskah sering terlihat identik dengan telur, cokelat, dan permen yang disukai anak-anak, makna Paskah sesungguhnya ditujukan untuk semua kalangan. Orang dewasa juga merayakannya melalui ibadah, doa, pengakuan iman, dan kebersamaan keluarga. Karena itu, sajian Paskah tidak hanya bersifat meriah, tetapi juga penuh nilai spiritual dan tradisi. (*)
Artikel Asli




