TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) RW 04, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, mengakui sudah terbiasa dengan banjir yang kerap melanda permukiman mereka.
Meski begitu, warga juga merasa lelah jika harus terus menghadapi banjir berulang setiap hujan deras mengguyur.
Perasaan lelah itu salah satunya diungkapkan oleh Septian (41), warga Blok C6 yang area rumahnya terendam air setinggi kurang lebih satu meter.
“Tahun ini aja kayaknya udah yang keempat atau kelima ya banjir di sini dari awal tahun. Dari awal tahun itu kan banjir deras tuh, terus Februari juga banjir lagi, hari ini banjir lagi,” ujar Septian saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu malam.
Baca juga: Warga Sebut Banjir di Pamulang Sudah Tiga Hari: Baru Surut Sudah Hujan Lagi
Septian mengaku, sebagai warga yang sudah lama menetap, banjir bukanlah hal yang mengagetkan bagi dirinya.
Terlebih, mengingat sejumlah titik di area perumahan ini berbatasan langsung dengan aliran sungai.
Mayoritas bangunan rumah di kompleks tersebut sudah ditinggikan sehingga air jarang masuk ke dalam area hunian.
“Sebenarnya di sini tuh memang langganan banjir. Memang udah selalu sering banjir gitu. Jadi nggak kaget sih sebetulnya. Tapi yang capek bikin repot itu emang sebenarnya adalah aksesnya, jadi enggak bisa ke mana-mana,” kata Septian.
Akhirnya, warga pun harus memanfaatkan perahu karet untuk bisa bepergian ataupun pulang ke rumah yang area bloknya terendam banjir.
Baca juga: 10 Titik Longsor di Tangsel, Rumah Warga Rusak dan Akses Jalan Tertutup
Meski sudah terbiasa, ia pun mengaku tak mau terus-menerus hidup dengan dihantui ancaman banjir setiap kali musim hujan tiba.
“Di satu sisi emang udah terbiasa, tapi kalau misalnya banjir terus kita juga ngerasa keberatan ya. Jadi ya mau dibilang, mau dikata terbiasa atau nggak, tetap aja kalau bisa milih nggak banjir mah kalau bisa jangan banjir gitu,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Rizky (17), remaja yang menyebut bahwa genangan air di Kompleks BPI Pamulang sudah bolak-balik selama tiga hari berturut-turut.
“Udah dari tiga hari yang lalu. Semalam banjir, surut sih jam 10 pagi, tapi pas hujan, dari jam setengah tiga (sore) tadi banjir lagi,” jelasnya.
Ketinggian banjir mencapai puncaknya pada hari ini, hampir mencapai 1,5 meter di sejumlah titik.
Baca juga: Perumahan di Pamulang Banjir Satu Meter, Warga Beli Makan Pakai Perahu Karet
Dia pun menaruh harapan besar agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang melelahkan warga ini.
“Harapannya sih ada perubahan lah ke arah yang positif supaya manajemen sumber daya airnya ini dirapihkan lagi, lebih membaik terus,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




