Teheran (ANTARA) - Kedutaan Besar Israel di Timur Tengah akan menjadi sasaran sah bagi angkatan bersenjata Iran jika Israel menyerang kedubes maupun fasilitas diplomatik Iran.
Peringatan itu disampaikan juru bicara markas besar pusat Khatam Al-Anbiya dari komando militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, Sabtu.
"Jika ada serangan atau agresi apa pun dilakukan terhadap kedutaan besar atau pusat diplomatik milik Iran, maka seluruh kedutaan besar rezim ini (Israel) di kawasan akan menjadi sasaran yang sah dari angkatan bersenjata Iran dan akan menjadi sasaran serangan," kata Zolfaghari.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Indonesia kembali minta DK PBB usut insiden UNIFIL di Lebanon
Baca juga: Korban tewas akibat serangan AS di jembatan Iran capai 13 orang
Baca juga: PBB: Lalu lintas di Selat Hormuz meningkat, tetapi belum normal
Peringatan itu disampaikan juru bicara markas besar pusat Khatam Al-Anbiya dari komando militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, Sabtu.
"Jika ada serangan atau agresi apa pun dilakukan terhadap kedutaan besar atau pusat diplomatik milik Iran, maka seluruh kedutaan besar rezim ini (Israel) di kawasan akan menjadi sasaran yang sah dari angkatan bersenjata Iran dan akan menjadi sasaran serangan," kata Zolfaghari.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Indonesia kembali minta DK PBB usut insiden UNIFIL di Lebanon
Baca juga: Korban tewas akibat serangan AS di jembatan Iran capai 13 orang
Baca juga: PBB: Lalu lintas di Selat Hormuz meningkat, tetapi belum normal





