Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Jaktim, Pramono: Kami Tetap Dukung Program Pemerintah

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 72 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (2/4/2026). Hingga saat ini, puluhan orang yang terdiri atas para siswa, guru dan tenaga kependidikan itu masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit wilayah setempat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya akan tetap mendukung program MBG walaupun dengan adanya kejadian ini. Sebab, lanjut politikus PDIP ini, program tersebut merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat.

Baca Juga
  • Sains Data vs Informatika, Bedanya di Mana?
  • Jadi Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Bawa Inovasi AI ke Kampus
  • Lagi, Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Usut Serangan ke UNIFIL

"Jadi, yang pertama, untuk Makan Bergizi Gratis ini kan diatur oleh pemerintah pusat. Kami sepenuhnya memberikan support dukungan untuk itu," kata Gubernur Pramono Anung ketika ditanya wartawan soal evaluasi program MBG yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (4/4/2026).

Terkait dengan kabar tentang dugaan keracunan puluhan siswa-guru di Jakarta Timur (Jaktim), Pramono mengaku hadirnya di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit guna menjenguk para korban. Sebagian di antara mereka yang menunjukkan gejala keracunan ini dirawat di sejumlah RS wilayah Jaktim.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Jadi saya datang secara khusus bukan apa-apa, karena saya pengen anak-anak yang menjadi siswa di Jakarta ini segera tertangani dengan baik," kata dia.

Pramono menilai, kondisi para korban saat ini sudah mulai membaik. Ia berharap, kasus itu dapat seluruhnya selesai dalam beberapa hari ke depan.

"Alhamdulillah kondisinya sekarang semuanya stabil, recovery, mudah-mudahan satu dua hari sudah selesai semua," ujar Pramono.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Udara Israel Rusak Rumah Sakit di Lebanon
• 5 jam laludetik.com
thumb
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Begini Skema Santunan Asabri untuk Ahli Waris
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Banjir Rendam 8 Desa di Demak, 583 Warga Mengungsi
• 42 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Kerahkan 90 Personel Amankan Pemulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI dari Lebanon
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Calon Pengganti Gattuso di Timnas Italia: Mancini hingga Conte Masuk Radar FIGC
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.