Sektor Industri Dihantui Dampak Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Lakukan Ini

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAkarta, VIVA – Pemerintah diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi efek domino dari krisis energi global yang mulai merambat ke sektor industri dalam negeri. Langkah2 konkret harus diambil guna meredam hal tersebut.

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia menyoroti bahwa dinamika energi global saat ini tidak hanya berdampak pada fluktuasi harga minyak dan gas. Tetapi juga mulai memberikan tekanan lanjutan terhadap sektor industri yang bergantung pada energi sebagai bahan baku utama.

Baca Juga :
Komandan Iran Ungkap 'Senjata Rahasia' yang Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Sebulan

“Dinamika energi global saat ini tidak hanya berdampak pada harga minyak dan gas, tetapi mulai menunjukkan dampak lanjutan terhadap sektor industri yang bergantung pada energi sebagai bahan baku. Kondisi ini perlu dicermati karena berpotensi mempengaruhi stabilitas pasokan dan keberlanjutan produksi industri dalam negeri seperti industri plastik dan sektor lainnya,” ujar Shanty dikutip dari keterangannya, Minggu, 5 April 2026.

Dia menegaskan bahwa dalam konteks tersebut, isu ketahanan energi perlu dilihat secara lebih komprehensif, tidak terbatas hanya pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas.

“Dalam konteks ini, Komisi XII memandang bahwa isu ketahanan energi tidak hanya berhenti pada ketersediaan BBM dan gas, tetapi juga mencakup kemampuan menjaga keberlangsungan pasokan bagi sektor industri yang lebih luas,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Shanty juga menyoroti pentingnya transparansi data serta penguatan sistem monitoring energi nasional yang lebih terintegrasi. Hal ini dinilai krusial agar pemerintah dapat mengambil langkah responsif terhadap dinamika global yang cepat berubah.

“Kami juga menekankan pentingnya transparansi data dan sistem monitoring yang lebih terintegrasi, agar pemerintah dapat merespons secara cepat dan tepat terhadap potensi tekanan yang berkembang di sektor energi dan turunannya,” tegasnya.

Komisi XII DPR RI mendorong pemerintah untuk melakukan langkah antisipatif, termasuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan kesiapan industri dalam menghadapi potensi gangguan pasokan energi ke depan.

Dengan meningkatnya ketidakpastian global, langkah mitigasi yang tepat dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sektor industri nasional serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :
Iran Buru Pilot Jet Tempur AS yang Ditembak Jatuh, Janjikan Hadiah Rp1 Miliar untuk yang Menangkapnya
Serangan AS-Israel Hantam Fasilitas Pembangkit Listrik Nuklir Iran, Satu Tewas
Jet Tempur F-15 AS Jatuh Ditembak Iran, Trump Dibully

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Remaja 15 Tahun di Langkat Colong Motor, Tak Lama Ditangkap Polisi
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Lahirkan Atlet Muda, GAMKI Pematangsiantar Gandeng UHN Siantar dan FKGOR Gelar Fun Run 10 KM
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PPRE Raih Kontrak Proyek Bauksit Antam Senilai Rp870 Miliar
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
72 Siswa Keracunan Usai Makan MBG, Dapur SPPG Pondok Kelapa Ditutup
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Panduan Tidur Siang Ideal: Durasi 20-30 Menit untuk Fokus dan Energi
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.