Jakarta, tvOnenews.com- Kabar WFH bagi ASN tengah menjadi perhatian seluruh kepala daerah, salah satunya Gubernur, Jawa Barat Dedi Mulyadi.
- Antara
Dalam keterangan, Dedi Mulyadi membocorkan ada beberapa keuntungan kebijakan WFH bagi ASN sekali dalam seminggu diberlakukan.
Pasalnya, ia mengklaim kalau WFH bagi ASN sudah lama diberlakukan di Jawa Barat. Ternyata ada dua hal disinggung pria yang disapa KDM itu.
"WFH di Jabar itu kan sudah berlangsung lama dan sudah berjalan. Jadi kalau hari ini ada penguatan dari pemerintah pusat, ya kita lebih senang,” kata Dedi dikutip dari Antara, Minggu (5/4).
- Viva Bogor/M Aprian Romadhoni
Ternyata, kebijakan tersebut disampaikan Bapak Aing itu telah diterapkan sejak sekitar enam bulan lalu atau sekitar November 2025.
Dedi mengklaimnya sudah menjadi bagian dari perubahan pola kerja di lingkungan pemerintahan Jabar.
Menurutnya dari sisi internal, kerja dari rumah dinilai mampu menekan biaya operasional birokrasi yang selama ini cukup besar.
“Yang pertama, dari sisi internal pemerintah, itu menurunkan biaya produksi pemerintah,” ucapnya.
Kemudian juga berdampak pada penurunan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) seiring berkurangnya mobilitas aparatur sipil negara (ASN) di sana.
Dari sudut pandangnya, efektivitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh lagi diukur hanya dari kehadiran fisik di Kantor.
Namun harus berbasis pada produk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan begitu, birokrasi Jawa Barat tetap produktif meski tidak terpaku pada ruang kerja konvensional.
“Yang kedua adalah, hari ini WFH memiliki tujuan juga untuk menurunkan penggunaan BBM,” tutur Dedi.
Sebagai tambahan, dikenal sebagai pemimpin tegas, Dedi telah mengawali kariernya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta pada tahun 1999. Kepiawaiannya dalam berpolitik membawanya menjadi Wakil Bupati Purwakarta (2003-2008) mendampingi Lily Hambali Hasan.
Kemudian, puncak popularitasnya di tingkat daerah terjadi saat ia terpilih menjadi Bupati Purwakarta selama dua periode berturut-turut, yakni 2008-2013 dan 2013-2018 hingga sekarang menjadi Gubernur Jawa Barat. (klw)




