Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Timur pada Minggu (5/4/2026), didominasi cerah hingga cerah berawan. Namun, tetap ada potensi hujan petir di sejumlah daerah.
Pada pagi hari, cuaca diperkirakan cerah, tetapi masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan disertai petir yang dapat terjadi secara lokal.
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi beralih menjadi cerah berawan dengan potensi hujan petir yang masih berlanjut.
Sementara itu, pada malam hari cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang hujan ringan.
Pada dini hari, kondisi cuaca tetap cerah berawan dengan potensi munculnya kabut atau asap yang dapat mengganggu jarak pandang.
Suhu udara hari ini berkisar antara 13 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara berkisar antara 45 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara, dengan kecepatan antara lima hingga 24 kilometer per jam.
Sementara itu, BMKG Maritim Tanjungperak telah merilis prakiraan cuaca maritim yang berlaku mulai 5 April 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan.
Untuk wilayah Laut Jawa bagian timur, kondisi cuaca didominasi berawan tebal. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimum mencapai 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam, sementara tinggi gelombang relatif rendah, berkisar 0 hingga 0,6 meter.
Kondisi serupa juga terjadi di Selat Madura, dengan cuaca berawan tebal, arah angin dari timur, serta tinggi gelombang antara 0 hingga 0,6 meter.
Di perairan selatan Jawa Timur, cuaca diprakirakan terjadi hujan ringan. Angin masih dominan dari arah timur dengan kecepatan maksimum mencapai 23 knot atau sekitar 43 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah ini lebih tinggi dibanding wilayah lainnya, yakni berkisar antara 0,8 hingga 1,6 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.(saf/rid)




