Penulis: Fityan
TVRINews - Southampton
Mimpi Treble The Gunners Kandas di St Mary's
Drama besar tersaji di babak perempat final FA Cup saat tim kasta kedua, Southampton, secara mengejutkan menumbangkan pemuncak klasemen Premier League, Arsenal, dengan skor 2-1 pada Sabtu 4 April 2026 malam waktu setempat.
Gol telat pemain pengganti, Shea Charles, memastikan langkah The Saints menuju semifinal sekaligus mengubur ambisi trofi domestik skuad asuhan Mikel Arteta.
Pertandingan di Stadion St Mary’s berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri dan mengenakan seragam edisi khusus untuk memperingati 50 tahun kesuksesan mereka di tahun 1976, Southampton tampil tanpa rasa takut.
Tuan rumah memecah kebuntuan pada menit ke-34 melalui Ross Stewart.
Berawal dari kesalahan Martin Ødegaard yang kehilangan penguasaan bola di area pertahanan sendiri, Leo Scienza meluncurkan serangan balik cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh Stewart di tiang jauh.
Arsenal, yang datang dengan status favorit meski tengah didera krisis cedera, sempat memberikan harapan bagi para pendukungnya di babak kedua.
Penyerang pengganti Viktor Gyökeres berhasil menyamakan kedudukan lewat penyelesaian akurat setelah menerima umpan tarik dari Kai Havertz.
Namun, semangat pantang menyerah tim asuhan Tonda Eckert akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84.
Shea Charles, yang baru masuk di babak kedua, menjadi pahlawan kemenangan.
Memanfaatkan kerja keras Cyle Larin dan umpan matang Tom Fellows, Charles melepaskan tembakan presisi ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Kepa Arrizabalaga.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Setelah sebelumnya takluk di final Carabao Cup dari Manchester City, kekalahan beruntun ini membuat musim gemilang mereka kini terancam tanpa gelar jika tak segera bangkit di liga.
Sebaliknya, bagi Southampton, kemenangan ini bukan sekadar tiket ke Wembley. Ini adalah pesan bahwa spirit '76 masih hidup di pesisir selatan Inggris.
Mereka kini menatap babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi sebagai satu-satunya tim Championship yang tersisa di kompetisi tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews





