Jakarta: Ribuan warga menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi, 5 April 2026. Aksi ini sebagai belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB.
Dikutip dari Antara, pantauan di lokasi pada pukul 08.30 WIB, masa aksi yang diprakarsai oleh Majelis Ormas Islam (MOI) itu memadati area Jalan Merdeka Selatan arah barat.
Baca Juga :
Pemakaman Mayor Anumerta Zulmi di TMP Cikutra Berlangsung KhidmatMassa bahkan membeludak hingga ke gerbang Monas dekat Stasiun Gambir. Sebagian dari mereka terlihat membawa bayi dan anak kecil dalam aksi itu.
Massa aksi bertajuk "Berjuta Doa untuk Syuhuda" itu mengenakan pakaian berupa gamis yang mayoritas berwarna putih dengan atribut Indonesia dan Palestina.
Di seberang Kedubes AS, tepatnya di samping barikade beton, panggung orasi berdiri dengan tinggi sekitar dua meter.
Pada latar belakang panggung itu, terpampang gambar ketiga prajurit TNI yang gugur.
Tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Prosesi pemakaman almarhum Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Tempat Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu, 5 April 2026. Foto: Metrotvnews.com/Roni Kurniawan.
Selain doa bersama bagi ketiga prajurit itu, aksi tersebut juga menyuarakan sejumlah isu, termasuk kemerdekaan Palestina.
Masa aksi pun tak ketinggalan berdendang bersama dengan lagu-lagu terkait tajuk aksi. Selama lagu didendangkan, bendera-bendera Palestina dikibarkan oleh massa aksi.
Hingga pukul 08.45 WIB, massa aksi terus berdatangan. Sebagian hanya beranjak sebentar untuk mencari makan, lalu kembali bergabung bersama massa aksi lainnya.




