Pantau - Prajurit TNI Sersan Kepala (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmaloyo, Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu, setelah gugur dalam tugas perdamaian dunia di Lebanon.
Almarhum diketahui menjabat sebagai Bintara Kesehatan Kodam IX Udayana.
Upacara pemakaman dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai inspektur upacara.
Dalam prosesi tersebut dibacakan apel persada sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
"Dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, yang telah meninggal dunia demi kepentingan keluhuran negara dan bangsa pada Senin 30/3 di Lebanon karena gugur dalam tugas perdamaian dunia," katanya.
Penghormatan dan Teladan PengabdianApel persada menjadi penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Dalam upacara tersebut juga disampaikan harapan agar dharma bakti almarhum menjadi teladan bagi seluruh prajurit TNI dan masyarakat.
Diharapkan arwah almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Dukungan dan Duka dari VeteranUcapan belasungkawa turut datang dari para purnawirawan yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia.
Mantan personel misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon juga menyampaikan duka mendalam.
Sekretaris Cabang LVRI Kabupaten Kota Magelang M Asofari menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya saudara kita Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan. Pengabdian beliau menjadi motivasi bagi kita semua, khususnya para purnawirawan, untuk terus menumbuhkan jiwa nasionalisme dan semangat menjaga perdamaian dunia," katanya.
Keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian dunia disebut sebagai amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Indonesia berkewajiban ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.




