Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker, Anggota DPR: Ini Bentuk Mitigasi Risiko

kompas.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan, perintah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar para prajurit yang menjalankan misi perdamaian di Lebanon untuk berlindung di bunker adalah keputusan yang tepat.

Sebab, kata dia, itu menunjukkan Indonesia tetap menghormati mandat PBB, sekaligus memitigasi risiko terhadap nyawa pasukan TNI yang bertugas.

"Keputusan untuk berlindung di bunker adalah langkah taktis yang tepat, sebagai bentuk mitigasi risiko sambil tetap menghormati mandat yang diberikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujar Dave kepada Kompas.com, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Saat Prabowo Kecam Keras Insiden 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Dave menyampaikan, instruksi Panglima TNI tersebut mencerminkan kebijakan yang jelas, sekaligus keseriusan pimpinan TNI dalam menjalankan kebijakan mitigasi resiko.

Langkah ini, menurut Dave, menegaskan bahwa keselamatan personel ditempatkan sebagai prioritas utama, sembari memastikan mandat perdamaian tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.

"Perlu dipahami bahwa misi perdamaian di Lebanon memiliki risiko yang tinggi. Setiap kebijakan lapangan harus berorientasi pada perlindungan maksimal terhadap prajurit, tanpa mengabaikan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan," imbuhnya.

Perintah Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon untuk tetap berada di dalam bungker dan menghentikan seluruh aktivitas di luar markas.

Perintah tersebut disampaikan Agus saat melakukan videocall dengan Komandan Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon, Jumat (3/4/2026).

“Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi keluar,” ujar Agus dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (4/4/2026).

Baca juga: Indonesia Tuntut Investigasi Menyeluruh Penyerangan Prajurit Perdamaian di Lebanon

Menanggapi arahan tersebut, Komandan Satgas menyatakan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan perintah Panglima.

“Siap Panglima,” jawab Komandan Satgas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Agus juga menekankan pentingnya menjaga semangat prajurit di tengah situasi yang memanas.

“Dan jaga moral prajurit supaya tetap semangat. Terima kasih,” kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Air Fryer Hemat Listrik, Solusi Masak Sehat di Rumah
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 6-7 April 2026, Bogor-Jaktim Waspada Hujan Sedang hingga Lebat
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Tidur Siang Bermanfaat tapi Berisiko Ganggu Tidur Malam, Ini Durasi Idealnya
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Warga Nanggung Bogor Harap Bersabar, Dedi Mulyadi Pastikan Anggaran Jalan Rusak Sudah Ada Tinggal Realisasi
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Gunung Semeru Semakin Aktif, Hari Ini Kembali Erupsi Disertai Awan Panas Sejauh 3,5 Km
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.