Jakarta, tvOnenews.com - Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Kevin Diks disinggung oleh media Jerman seiring dengan kegagalan Borussia Monchengladbach meraih kemenangan. Duel berakhir dengan skor imbang 2-2 melawan Heidenheim.
Diks telah kembali bertarung di lanjutan kasta tertinggi Liga Jerman, Bundesliga. Pada Sabtu (4/4/2026) kemarin malam WIB, Gladbach kembali bertanding dengan menjamu Heidenheim.
Bertarung di Borussia Park, yang notabenenya adalah kandang mereka, Gladbach justru mengalami kesulitan. Wael Mohya sempat membawa Die Fohlen unggul pada menit ke-16.
Namun, Heidenheim menyamakan kedudukan 10 menit kemudian. Tim papan bawah klasemen sementara Bundesliga itu bahkan membalikkan skor menjadi 2-1 pada menit ke-64 melalui Marnon-Thomas Busch.
- Facebook - Borussia Monchengladbach
Untung bagi Gladbach, Franck Honorat mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Namun, tidak ada gol kemenangan untuk tuan rumah meski mendominasi.
Hal ini menjadi kekecewaan untuk tim asuhan Eugen Polanski. Sebab, mereka harusnya bisa meraih tiga poin penuh dalam laga ini atas Heidenheim, yang notabenenya adalah posisi juru kunci klasemen sementara Liga Jerman.
Kegagalan Gladbach untuk menang di sini menjadi sorotan media Jerman, Sportschau. Mereka mengulas bahwa gol penyeimbang yang diciptakan oleh Honorat tercipta dari keberuntungan.
Sebab, Kevin Diks sempat melakukan tembakan dua kali yang keduanya diblokir. Namun, bola justru memantul kepada Honorat.
“Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, memasukkan Hugo Bolin bersama Tabakovic di menit-menit akhir – dan keadaan membaik. Namun, gol peny equalizer lebih merupakan keberuntungan. Heidenheim gagal menghalau bola, dan tembakan Kevin Diks diblokir dua kali. Entah bagaimana bola sampai ke kaki Honorat, dan ia beruntung tembakannya dibelokkan dan masuk ke gawang,” demikian ulasan dari Sportschau.
Kevin Diks sendiri bermain selama 90 menit penuh dalam laga ini. Dia mendapatkan rating 6,9 menurut penyedia statistik Sofascore.
Bek kanan Timnas Indonesia melakukan tujuh kontribusi dalam bertahan. Sebanyak lima di antaranya adalah sapuan, selagi melakukan satu kali intersep dan memblokir satu tembakan.
Diks tampil solid dengan memenangkan total empat kali duel. Sebanyak dua di antaranya di lapangan dari lima kali momen, selagi dua lainnya adalah duel udara yang terdiri dari empat kali kesempatan.




