Ternate: Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu pagi, 5 April 2026. Gunung tersebut menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.600 meter dari atas puncak gunung.
"Erupsi pukul 08.33 WIT dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.600 meter di atas atas puncak," kata petugas PGA Bambang Sugiono, dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, ketinggian kolom abu Gunung Dukono teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal. Kolom abu condong mengarah ke barat laut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 166.67 detik," ungkap dia.
Baca Juga :
Saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap," harapnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono menyediakan masker. Hal ini guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter diatas puncak gunung itu, Jumat, 3 April 2026. (Antara/HO- PGA Dukono) (Abdul Fatah)
Sebelumnya, PGA Dukono juga melaporkan erupsi gunung itu masih terjadi pada Jumat malam, 3 April 2026. Ketinggian abu vulkanik setinggi 3.000 meter di atas puncak gunung.
Erupsi Gunung Dukono mengeluarkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo 14 mm dan durasi 158.21 detik.




