Suzuka, VIVA – Performa McLaren di ajang Formula 1 musim 2026 mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil podium yang diraih Oscar Piastri di Grand Prix Jepang menjadi salah satu bukti bahwa tim asal Inggris tersebut semakin kompetitif.
Balapan yang digelar di Sirkuit Suzuka, Minggu 29 Maret 2026, menjadi panggung konsistensi bagi Piastri. Pembalap asal Australia itu berhasil finis di posisi kedua setelah tampil stabil sejak awal lomba.
Memulai balapan dari posisi ketiga, Piastri mampu menjaga ritme dan menghindari kesalahan sepanjang race. Strategi pit stop yang tepat serta kerja sama tim yang solid turut berperan dalam mengamankan hasil tersebut.
“Hasil ini cukup positif bagi kami. Kecepatan mobil terasa baik sepanjang akhir pekan, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan,” ujar Piastri usai balapan.
Hasil ini tidak lepas dari kombinasi performa pembalap dan dukungan teknis yang kuat. McLaren menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan ketat di Formula 1.
Selain Piastri, Lando Norris juga memberikan kontribusi dengan finis di posisi lima besar. Capaian ini mempertegas bahwa McLaren tidak hanya mengandalkan satu pembalap, tetapi memiliki kekuatan tim yang merata.
- Motul
Dukungan dari mitra teknis juga menjadi bagian penting dalam performa tim. Salah satu partner McLaren, Motul, turut memberikan apresiasi atas hasil yang diraih di GP Jepang.
“Hasil ini mencerminkan sinergi kuat antara tim dan para mitra teknis dalam menghadapi tantangan balapan di level tertinggi. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan McLaren musim ini,” ujar Managing Director PT Motul Indonesia Energy, dikutip dari keterangan resmi Minggu 5 April 2026.
Motul sendiri berperan sebagai mitra pelumas transmisi berkinerja tinggi untuk tim McLaren. Peran ini menjadi krusial dalam menjaga performa komponen mobil agar tetap optimal selama balapan.
“Kami berharap McLaren dapat mempertahankan momentum ini dan terus bersaing di barisan depan pada balapan selanjutnya,” lanjutnya.
Kolaborasi antara tim dan partner teknologi menjadi semakin penting di era Formula 1 modern. Setiap detail teknis, termasuk pelumasan dan efisiensi komponen, berpengaruh langsung terhadap hasil di lintasan.





