BGN Angkat Bicara soal 72 Siswa Keracunan MBG di Pondok Kelapa

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait dengan insiden keracunan terhadap penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di empat sekolah, yakni SMA 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09, Jakarta.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan bahwa BGN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian insiden keamanan pangan dalam program MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Nanik juga memastikan bahwa BGN akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Selain itu, pihaknya juga langsung menghentikan operasional (suspend) dapur MBG terkait.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit," kata Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/4/2026). 

BGN lanjut Nanik, juga telah mengambil langkah tegas sebagai bentuk tanggung jawab dan pengamanan dengan menghentikan operasional SPPG tersebut.

"Selain itu, SPPG Pondok Kelapa kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan IPAL, masih belum memenuhi standar," tegasnya.

Baca Juga

  • Pemerintah Hentikan MBG saat Libur Sekolah, Fokus Perbaiki Efektivitas Distribusi
  • BGN Suspend 1.256 Dapur MBG per 1 April 2026, Ini Alasannya
  • Kebijakan Baru MBG: Penyaluran Jadi 5 Hari & Menu Kering untuk Daerah 3T

Untuk diketahui, insiden keracunan pada sejumlah sekolah di Pondok Kelapa, Jakarta, terjadi pada Jumat (3/4), setelah sebelumnya pada Kamis (2/4) sore, pihak SPPG menerima laporan dari guru terkait sejumlah 36 siswa yang mengalami gejala sakit perut, diare, dan mual usai mengonsumsi makanan. 

Menu yang disajikan saat itu meliputi spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi. Total hingga saat ini di identifikasi sebanyak 60 orang terdampak. 

Adapun, dugaan sementara penyebab kejadian berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi tidak dalam kondisi segar. Menurutnya, jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi berpotensi menurunkan kualitas makanan dan memicu gangguan kesehatan.

"BGN memastikan akan memperketat pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang dan menjamin keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG," ucap Nanik.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjenguk langsung kondisi puluhan siswa yang menjadi korban dugaan keracunan makanan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Para korban merupakan siswa dari empat sekolah, yakni SMA 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09.

Dari data yang diterima, sebanyak 72 siswa telah menjalani perawatan di tiga rumah sakit, yaitu RSKD Duren Sawit, RS Islam Pondok Kopi, dan RS Harum. Para korban dilaporkan mengalami gejala berupa demam, mual, muntah, hingga diare.

"Ada dampak dari makanan yang disiapkan oleh SPPG di lokasi Pondok Kelapa 2. Lokasi terdampaknya ada empat sekolah yaitu SMA 91, Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, SDN Pondok Kelapa 07," ujar Pramono, di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026).

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah berkoordinasi cepat dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Haru, Rekan Sejawat Beri Penghormatan Terakhir pada Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Maskapai Penerbangan Hadapi Dilema Tarif di Tengah Lonjakan Harga Bahan Bakar
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
FK UNM Padukan Edukasi, Skrining Kardiometabolik, dan Fungsi Kognitif bagi Komunitas Pelari
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Satgas PRR Tegaskan Pemutakhiran Data Huntara di Aceh Demi Pastikan Seluruh Penyintas Terakomodasi
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Iran Bebaskan Kapal Irak di Selat Hormuz
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.