Reklame Film "Aku Harus Mati" Dicopot Vendor, Berupa Spanduk, Billboard, dan Videotron

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Media publikasi film berjudul "Aku Harus Mati" di sejumlah titik di Jakarta langsung dicopot oleh pihak vendor reklame setelah ditegur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

Reklame tersebut dianggap tak layak ditampilkan di ruang publik karena judulnya yang mengganggu.

“Jadi secara mandiri, bukan kita yang menurunkan. Jadi yang kita koordinasi dengan vendor-vendornya, Alhamdulillah langsung direspon baik. Para vendor itu benar-benar segera menurunkan," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Satpol PP Tertibkan Billboard Film “Aku Harus Mati” Usai Dikritik

Ada beberapa materi promosi yang diturunkan, berupa spanduk, billboard, dan videotron. 

Proses pengawasan masih terus berjalan dengan melibatkan jajaran di lapangan guna memastikan tidak ada lagi materi serupa.

Satpol PP membuka ruang aduan bagi masyarakat terkait keberadaan reklame yang dinilai tidak layak ditampilkan di ruang publik usai munculnya kritik materi promosi film Aku Harus Mati.

Satriadi menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan temuan reklame yang dianggap tidak pantas.

"Kalau memang ada yang di tempat lain, masyarakat bisa memberikan informasi kepada Satpol PP, atau melalui kanal-kanal media sosial, bisa juga,” ujar Satriadi.

Baca juga: Pria yang Coba Bunuh Diri di Reklame Tangerang Diduga Stres karena Broken Home

Terkait perizinan, Satriadi menjelaskan bahwa kewenangan atas materi iklan pada dasarnya berada di tingkat pemerintah pusat.

"Kalau itu kan memang sebenarnya kan sesuatu yang ditayangkan itu ada di pemerintah pusat yang terkait dengan bikin iklan ya," ujarnya.

“Nah, karena ini kan juga kontrol dari masyarakat, bahwa ini tidak layak, tidak pantas untuk ditampilkan, karena kan psikologisnya anak-anak akan terganggu dengan statement yang ditayangkan itu," lanjut dia.

Sebelumnya, materi promosi film Aku Harus Mati memicu gelombang kritik dari publik.

Billboard berukuran besar dengan tulisan mencolok “AKU HARUS MATI” serta visual mata berwarna merah terang dianggap tidak pantas dipasang di ruang terbuka.

Banyak keluhan muncul di Threads, salah satunya dari akun @fongmeicha yang menilai iklan tersebut “tidak sehat”. Ia turut mempertanyakan ke mana harus melapor agar billboard tersebut segera diturunkan.

Ia juga menyoroti kebingungan anak-anak usia 7–10 tahun yang melihat tulisan tersebut tanpa memahami konteks film.

Baca juga: Keluarga Cucu Mpok Nori Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Pencurian

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, muncul desakan agar pihak agensi dan vendor iklan lebih mempertimbangkan aspek kepantasan serta dampak psikologis, terutama bagi yang rentan secara mental.

Film Aku Harus Mati sendiri diproduksi oleh Rollink Action, disutradarai Hestu Saputra, dan dibintangi Hana Saraswati sebagai pemeran utama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Praka Farizal Tiba di Yogyakarta, Keluarga Sepakat Dimakamkan di TMP Giripeni
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sri Sultan HB X sambut jenazah Kopda Anumerta Farizal di Adisutjipto
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Kementan dan PU Percepat Pembangunan Irigasi Hadapi Kekeringan di Jateng
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lonjakan Harga Minyak Diproyeksi Berlanjut Pekan Depan, Bisa Tembus USD116 per Barel
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Gunungan Sampah di Depan SPPG Cakung Timur Diangkut 6 Truk
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.