REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO - Jenazah prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, akhirnya tiba di Tanah Air, dan akan segera dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (5/4/2026), pagi.
Rencana awal pemakaman di pemakaman umum pun resmi dibatalkan setelah pihak keluarga menyepakati pemakaman di TMP. Keputusan tersebut diambil setelah musyawarah keluarga besar, yang mempertimbangkan jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
- Panglima TNI: Mayor Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik di Kopassus
- Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi di TMP Cikutra Bandung
- Tiga Personel TNI Terluka, Israel Hancurkan CCTV Markas UNIFIL
Kakak kandung istri almarhum, Muhammad Fitra Abdul Aziz, menyebutkan seluruh pihak keluarga telah mencapai kesepakatan. "Dari pihak keluarga laki-laki maupun perempuan akhirnya setuju dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," kata Fitra, Sabtu (4/4/2026).
Fitra mengungkapkan, keputusan tersebut juga didasari harapan agar anak almarhum kelak dapat mengenang dan merasa bangga atas pengorbanan sang ayah. "Harapannya, anak beliau nanti bisa bangga bahwa ayahnya adalah pahlawan bangsa yang berjasa untuk perdamaian dunia," ujar Fitra.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Sebelumnya, jenazah Praka Farizal ini dipulangkan dari Lebanon melalui Turki sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia. Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, jenazah kemudian diberangkatkan ke Halim Perdanakusuma untuk proses persemayaman sebagai bentuk penghormatan militer.
"Pagi sudah sampai Jakarta, dari Cengkareng diberangkatkan ke Halim Perdanakusuma," ucap Brigjen TNI Yuniar, saat ditemui awak media di rumah duka.
Di Halim Perdanakusuma, jenazah disemayamkan terlebih dahulu sebagai bagian dari prosesi penghormatan bagi prajurit yang gugur dalam tugas. Prosesi tersebut diinisiasi oleh Mabes TNI sebelum jenazah diterbangkan ke Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setelah tiba di Yogyakarta, jenazah sampai di rumah duka di Dusun Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, pada Sabtu malam. "Sekitar Sabtu malam (jenazah) sampai disini. Dilanjutkan, hari Minggunya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates," ucapnya.
Prosesi pemakaman militer dijadwalkan berlangsung pada Ahad (5/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum upacara militer digelar, keluarga akan lebih dulu melaksanakan rangkaian prosesi adat.
"Nanti dari keluarga akan meminta ada acara adat keluarga. Setelah ada acara keluarga baru diserahkan kepada negara untuk dilakukan upacara secara militer,"ujarnya.
Upacara pemakaman rencananya akan dipimpin oleh Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel (Inf) Arif Setiono sebagai Komandan upacara, dengan Asrenum Panglima TNI, Letjen TNI Candra Wijaya sebagai Inspektur upacara.
Diketahui, Praka Farizal merupakan prajurit TNI Kodam Iskandar Muda Aceh yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon setelah terkena mortir dari pasukan pertahanan Israel saat menunaikan salat Isya. Pemulangan jenazah dilakukan dengan prosedur militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.




