Jasa Marga mencatat sebanyak 516.654 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode libur panjang Paskah 2026. Angka ini merupakan data kumulatif dari H-1 hingga H+1, tepatnya pada periode Kamis-Sabtu, 2-4 April 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan volume lalu lintas (lalin) tersebut mengalami kenaikan sebesar 9,69 persen dibandingkan dengan kondisi normal yang biasanya hanya mencapai 471.025 kendaraan.
"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung)," ujar Rivan dalam keterangannya, Minggu (5/4).
Berdasarkan data Jasa Marga, mayoritas pemudik dan wisatawan bergerak ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung). Berikut adalah rincian distribusinya:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 238.476 kendaraan (46,2 persen).
Arah Barat (Merak): 145.153 kendaraan (28,1 persen).
Arah Selatan (Puncak): 133.025 kendaraan (25,7 persen).
Khusus untuk arah Timur, rincian lalin melalui GT Cikampek Utama mencapai 111.461 kendaraan (naik 21,03 persen) dan GT Kalihurip Utama sebanyak 127.015 kendaraan (naik 18,34 persen).
Sementara untuk arah Barat melalui GT Cikupa mengalami penurunan tipis sebesar 4,45 persen dari lalin normal. Di sisi lain, arah Selatan atau Puncak via GT Ciawi mengalami kenaikan signifikan sebesar 11,14 persen.
Arus Balik Mulai MeningkatMemasuki H+1 libur Paskah atau Sabtu (4/4), Jasa Marga mulai melihat adanya tren peningkatan volume kendaraan yang kembali masuk ke wilayah Jabotabek.
Rivan menjelaskan pada Sabtu kemarin, tercatat ada 173 ribu kendaraan yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya melalui empat GT Utama. Angka ini meningkat 19,73 persen dibandingkan hari normal.
Terkait kondisi ini, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan matang.
"Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan libur Paskah ini dengan baik. Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, dan mengunduh aplikasi Travoy guna memperoleh informasi terkini seputar kondisi lalu lintas, lokasi rest area tarif tol, hingga fitur CCTV real time di berbagai ruas tol Jasa Marga Group serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol," tutup Rivan.





