Desak PBB Investigasi Gugurnya Personel Penjaga Perdamaian, SBY: Indonesia Berhak untuk Itu

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi atas insiden yang menimpa pasukan penjaga perdamaian Indonesia.

"Secara pribadi saya mendukung langkah-langkah pemerintahan Presiden Prabowo yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi secara serius, jujur dan adil," tulis SBY melalui akun X resminya, Minggu, 5 April 2026.

"Indonesia berhak untuk itu," lanjutnya.

SBY menegaskan, PBB, khususnya UNIFIL harus bertanggung jawab menjelaskan rangkaian insiden yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka di pihak peacekeeper Indonesia.

Ia mengakui bahwa proses investigasi di tengah situasi pertempuran tidaklah mudah. Namun, ia menegaskan hal tersebut tetap dapat dilakukan. 

SBY pun menyinggung pengalamannya saat bertugas dalam misi PBB di Bosnia (bekas Yugoslavia) pada 1995–1996 sebagai Kepala Pengamat Militer PBB berpangkat Brigadir Jenderal. Menurutnya, investigasi terhadap pelanggaran gencatan senjata juga kerap dilakukan dalam kondisi konflik yang kompleks.

"Saya tahu bahwa investigasi dalam situasi pertempuran yang amat dinamis sering tidak mudah. Tetapi, bagaimanapun tetap dapat dilaksanakan dengan harapan hasilnya dapat dinalar dan masuk akal (acceptable, believable narrative)," pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Ketimpangan Vonis bagi Koruptor Menyisakan Tanda Tanya Publik
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Gunung Dukono Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Tegas! Dedi Mulyadi Larang Pungli di Jembatan Cirahong, Penjagaan Sejak 30 Tahun Lalu Dihentikan
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Iran janji balas dengan dahsyat jika AS-Israel serang infrastruktur
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
2 Kapal Cepat Terbakar di Pelabuhan Kepsul, 1 Orang Terluka
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.