BUMN Siapkan Aset KAI untuk Rusun di Kawasan Padat

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mulai mengarahkan aset BUMN untuk mempercepat pembangunan hunian rakyat di kawasan perkotaan padat penduduk. Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Jakarta Kota disiapkan menjadi lokasi pembangunan rumah susun.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengatakan, pemerintah tengah meninjau kesiapan lahan untuk proyek tersebut. “Barusan kita melihat meninjau kesiapan lahan yang akan kita pergunakan untuk pembangunan rumah, MBR dan MBT dan insya Allah mudah-mudahan segera akan kita tentukan,” ujar Dony usai meninjau aset lahan KAI di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Ahad (5/4/2026).

Baca Juga
  • KAI: Mobilitas Angkutan Lebaran 2026 Capai Level Tertinggi dalam Lima Tahun
  • Menteri PKP Ajak BUMN Bangun Rusun untuk Kelas Menengah di Kota Besar

Dony menegaskan BP BUMN mendukung optimalisasi aset negara untuk program tiga juta rumah yang digagas pemerintah. Ia mengatakan pemetaan aset BUMN akan difokuskan di wilayah dengan kepadatan tinggi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“BP BUMN ingin sekali memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat, tentunya dengan kerja sama dengan Kementerian PKP. Ini menunjukkan sinergi antarkementerian ini untuk program pemerintah bisa kita wujudkan semakin cepat dan semakin baik,” kata Dony.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, perusahaan membuka peluang pemanfaatan lahan di kawasan Jalan Kemukus, sekitar Stasiun Jakarta Kota. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk pengembangan hunian.

“Kalau secara komersial ini cukup lumayan bagus, ini cukup jauh dari bantaran rel, sehingga kami melihat di sini potensi dan kalau kita lihat nanti calon penghuninya dalam 10-15 tahun ke depan juga tumbuh sangat cepat. Ini sebenarnya hunian masa depannya Indonesia,” kata Bobby.

Pemerintah menargetkan sinergi lintas BUMN dan kementerian dapat mempercepat penyediaan hunian layak, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah di perkotaan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Jemaat Ikuti Misa Pontifikal di Katedral Jakarta Minggu Pagi
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Populer: Harga CPO Diprediksi Naik; Mentan Sebut Stok Beras RI Bisa 5 Juta Ton
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Mereka Sampaikan Pesan Damai untuk Dunia di Hari Paskah
• 3 jam laludetik.com
thumb
Penantian Panjang Berakhir! Dortmund Akhirnya Tumbangkan Stuttgart
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Anak Bojan Hodak Siap Main untuk Timnas U-19 Malaysia, Rela Tinggalkan Kroasia
• 19 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.