Cetak Brace Lawan Persija, Sidibe Disebut Sebagai Bintang Besar

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Lampung: Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster memuji Moussa Sidebe sebagai bintang besar usai mencetak brace atau dua gol saat melawan Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League. Dua gol tersebut membuat Bhayangkara FC menang dramatis 3-2 dari Persija Jakarta.

"Sudah saya kira Sidibe akan bermain baik dan ia memiliki kualitas. Sidibe bagus dan bintang besar. Ini adalah laga besar baginya," kata Munster di Bandar Lampung, dilansir dari Antara, Minggu, 5 April 2026.

Namun, kata dia, Bhayangkara tidak hanya mengandalkan Moussa Sidebe. Menurut dia, seluruh pemain dalam tim telah bekerja keras untuk memenangi setiap pertandingannya.

"Saya juga apresiasi Dendy Sulistyawan yang mencetak gol melalui tendangan bebas. Gol tendangan ini memang sering kami ulang setiap latihan," kata dia.

Paul Munster mengatakan pertandingan melawan Persija Jakarta tidak mudah, karena mereka adalah tim yang kuat dan sulit.

"Hal itu terbukti di awal babak pertama kami dikejutkan gol cepat yang tidak diharapkan. Tapi kami terus berproses untuk memenangkan pertandingan ini," kata dia.


Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC sedang merayakan gol pengunci kemenangan yang diciptakan oleh Moussa Sidebe. Bandarlampung, Minggu, 5 April 2026. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Baca Juga:  Dua Gol Sidibe Bawa Bhayangkara FC Menang Lawan Persija Jakarta

Menurut dia, pada pertandingan sulit melawan Persija Jakarta, mental pemain menjadi kunci kemenangan.

"Saya tekankan mental kami bagus untuk memenangkan pertandingan. Setiap pertandingan kami tidak ingin kalah atau seri yang ada hanya kemenangan," kata dia.

Pada pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persija Jakarta Moussa Sidebe menjadi aktor utama untuk menentukan kemenangan tim tuan rumah. Dua golnya di menit 27 dan 94 mampu membawa Bhayangkara unggul 3-2 melawan Persija.

Atas hasil ini, Bhayangkara naik ke posisi lima klasemen sementara dengan 44 poin, sedangkan Persija Jakarta harus puas berada di posisi ketiga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragedi Jembatan Suhat: Kesesatan Berpikir di Balik Anggapan "Kurang Iman"
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Saat Melamun Jadi Pelarian: Maladaptive Daydreaming
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
BPBD Cianjur masih melakukan pendataan terkait banjir
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Gelap Mata Pria di Bone Bunuh Petani Buntut Dugaan Selingkuhan Istri
• 12 jam laludetik.com
thumb
Apa Itu Saham Terkonsentrasi dan Dampaknya kepada Investor?
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.