Penulis: M. Ramadan
TVRINews, Bintan
Jurnalis LPP TVRI, Muhammat Ramadan, kembali menorehkan prestasi di dunia literasi melalui peluncuran buku bertajuk Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan. Karya ini merupakan hasil kolaborasi bersama 181 penulis dari berbagai negara di kawasan ASEAN.
Peluncuran buku tersebut menambah deretan capaian pria yang akrab disapa Rama. Sebelumnya, ia juga mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui karya Antologi Puisi Asia yang ditulis bersama 2.023 penulis.
Bagi Rama, menulis puisi bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari misi untuk berbagi pandangan hidup melalui karya sastra. Ia ingin memperkenalkan puisi sebagai medium yang menarik dan mudah dinikmati.
“Saya ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa menulis puisi itu sangat menarik dan menyenangkan,” ujarnya.
Keberhasilan Rama tidak lepas dari peran Azrizal Nur, penggagas Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Perruas), yang selama ini membimbingnya dalam berkarya. Rama mengaku bersyukur atas dukungan dan pembinaan yang diterimanya hingga mampu meraih berbagai pencapaian.
“Saya sangat bersyukur telah dikenalkan dengan Dato’k Azrizal Nur sebagai guru sekaligus pembimbing dalam menulis puisi. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan umur panjang,” katanya.
Ia juga mengaku bangga dapat terus dilibatkan dalam berbagai proyek buku yang diterbitkan Perruas. Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang dapat dikenal lebih luas.
Kehadiran buku Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kepulauan Riau, untuk berani mengekspresikan diri melalui karya tulis sekaligus memperkuat budaya literasi hingga tingkat internasional.
Editor: Redaksi TVRINews





