Jakarta, tvOnenews.com - Sikap terpuji ditunjukkan Gennaro Gattuso usai mengakhiri masa jabatannya bersama Timnas Italia.
Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Gattuso memilih untuk tidak menuntut pesangon demi memastikan staf pelatihnya mendapatkan kompensasi yang layak.
Gattuso resmi mundur dari kursi pelatih kepala timnas Italia atas kesepakatan bersama pada Jumat lalu. Keputusan itu diambil setelah kegagalan Azzurri lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada laga play-off.
Pelatih berusia 48 tahun itu sebenarnya baru menjabat kurang dari satu tahun sejak ditunjuk menggantikan Luciano Spalletti pada Juni 2025.
Menurut laporan Corriere della Sera, pengumuman mundurnya Gattuso sempat tertunda karena adanya proses penyelesaian pesangon untuk staf pelatih. Gattuso bahkan disebut rela melepas hak finansialnya agar para stafnya bisa segera mendapatkan pembayaran penuh.
Langkah tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh legenda AC Milan itu. Berdasarkan laporan SportMediaset, Gattuso juga pernah meninggalkan Milan tanpa meminta pesangon pada 2019, meski saat itu masih memiliki sisa kontrak.
Kala itu, ia bahkan rela melepas sisa gajinya agar staf pelatihnya tetap mendapatkan bayaran penuh hingga akhir kontrak mereka.
Tak hanya di Milan, sikap serupa juga ditunjukkan Gattuso saat berpisah dengan sejumlah klub lain seperti OFI Crete, Pisa, hingga Hajduk Split.
Keputusan Gattuso kali ini kembali menegaskan karakter kepemimpinannya yang mengedepankan kebersamaan dan kepedulian terhadap tim, bahkan di tengah situasi sulit setelah kegagalan besar bersama Timnas Italia.




