tvOnenews.com - Kabar penting bagi masyarakat yang ingin memindahkan kendaraan ke Jawa Barat. Dedi Mulyadi memastikan bahwa proses mutasi kendaraan ke wilayahnya tidak dipungut biaya. Pernyataan ini ia sampaikan langsung saat berbincang dengan sopir truk di tengah perjalanan.
Momen tersebut terekam dalam kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi yang diunggah pada 5 April 2026.
Dalam perjalanan dari Tasik, Dedi Mulyadi bertemu dua sopir truk bernama Fery dan Toro yang tengah menunggu titipan motor.
Dedi Mulyadi bantu warga Jawa Tengah saat bertemu di pinggir jalan tol Subang. (Sumber: YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Percakapan santai itu berubah serius saat Dedi menanyakan asal muatan yang mereka bawa.
“Bawa kunyit dari mana, Bang?” tanya Dedi Mulyadi.
Fery menjawab, “Dari Wonogiri.”
Dedi pun heran melihat pelat kendaraan yang digunakan. “Wonogiri kok mobilnya Lampung?” ujarnya.
Fery menjelaskan bahwa truk tersebut memang berasal dari Lampung dan belum sempat dimutasi karena terkendala biaya. Ia mengaku biaya pengurusan bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Hah? Kan ganti nomor enggak bayar,” kata Dedi Mulyadi terkejut.
Fery menimpali, “Kan buat cabut berkas.”
Dedi kembali menegaskan bahwa di Jawa Barat proses tersebut seharusnya tidak dikenakan biaya.
“Cabut berkas di Jabar sih sudah, perasaan enggak bayar kita. Kalau berapa sih memang cabut berkas di sana?” tanyanya.
Fery menjawab, “Mahal, sampai 10 lah.”
Mendengar angka tersebut, Dedi langsung menindaklanjuti dengan menghubungi timnya.
“Ngurusnya gimana? Sebentar saya tanyain. Ambil HP, tanyain cabut berkas di kita berapa,” perintah Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi pun kembali memastikan kepada Fery, “Masa sampai Rp10 juta?”
“Iya, Pak. Makanya enggak saya balikin, Pak. Nunggu pemutihan dulu lah,” jawab Fery.
Dedi kemudian menegaskan kebijakan yang berlaku di Jawa Barat. “Nanti saya cek. Kalau saya sih instruksinya kalau pindah kabupaten, pindah provinsi, ganti nomor enggak bayar,” tegasnya.
Untuk memastikan, Dedi sempat menelepon rekannya dan mendapat kepastian terkait aturan tersebut.
“Khusus di Jawa Barat enggak bayar. Pindah saja ke Jawa Barat nomornya,” ujarnya.




