Selama ini, Korea Selatan lebih dikenal sebagai "surga" jejak kaki dan telur dinosaurus. Namun, kerangka utuh mereka sangatlah langka. Barusan, para ilmuwan mengumumkan penemuan yang mengubah peta sejarah paleontologi di sana: spesies dinosaurus baru yang dinamai Doolysaurus huhmini.
Nama ini bukan sembarang nama. Sebutan "Dooly" diambil dari "Dooly the Little Dinosaur," karakter kartun bayi dinosaurus ikonik asal Korea yang diciptakan pada tahun 1983.
Siapa Sebenarnya Doolysaurus?Berdasarkan temuan di Pulau Aphae (Aphaedo), berikut adalah fakta-fakta menarik tentang penghuni zaman kapur ini:
Masih "Anak-anak": Kerangka yang ditemukan berukuran kecil dan belum dewasa sepenuhnya. Lewat analisis tulang, ilmuwan memperkirakan dinosaurus ini baru berusia sekitar 0 hingga 2 tahun saat mati.
Keluarga Pemakan Segalanya: Doolysaurus termasuk dalam kelompok thescelosaurid. Yang unik, di dalam perutnya ditemukan batu-batu kecil yang disebut gastrolit. Komposisi batu ini menunjukkan bahwa ia kemungkinan besar adalah hewan omnivora—pemakan tumbuhan sekaligus hewan kecil.
Lincah dan Berlari Cepat: Dilihat dari struktur kaki belakangnya yang panjang dan kuat, dinosaurus ini adalah pelari bipedal (berjalan dengan dua kaki) yang gesit.
Karena fosilnya tertanam di dalam bongkahan batu lumpur keras, para peneliti menggunakan teknologi Micro-CT Scan. Teknologi ini memungkinkan para ilmuwan "melihat" menembus batu dan merekonstruksi anatomi tengkorak serta tulang belulangnya secara 3D tanpa merusak fosil aslinya.
Hasilnya? Ini adalah pertama kalinya bagian tengkorak dinosaurus dari Korea Selatan berhasil dipelajari secara mendetail.
Mengapa Penemuan Ini Penting?Selama puluhan tahun, peneliti sering bingung karena Korea punya jutaan jejak kaki dinosaurus, tapi hampir tidak ada tulangnya. Penemuan Doolysaurus di Formasi Ilseongsan membuktikan bahwa ada keberagaman spesies yang jauh lebih kaya di masa lalu daripada yang kita bayangkan sebelumnya.
Penemuan ini juga menjadi penghormatan bagi Profesor Min Huh, pionir paleontologi Korea yang telah mendedikasikan 30 tahun hidupnya untuk meneliti dinosaurus. Dengan hadirnya Doolysaurus, sejarah masa lalu Korea Selatan kini terasa jauh lebih hidup seperti karakter kartun favorit yang melompat keluar dari layar kaca menuju dunia nyata.





