Kualitas udara di Kota Surabaya terpantau tidak sehat pagi ini, Senin (6/4). Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.18 WIB, poin AQI di Surabaya tercatat lebih dari 150 atau tergolong dalam kualitas udara tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir pada Senin (6/4).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 184 atau dalam kategori tidak sehat
- Yogyakarta, DIY, dengan poin AQI 117 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 112 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 107 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Jakarta, dengan poin AQI 106 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
Sementara itu, Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 29. Disusul Kota Pontianak di Kalimantan Barat dengan poin AQI 39. Kualitas udara keduanya tergolong baik.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.
"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 0, tepatnya di Kopenhagen, Denmark. Di bawahnya adalah Stockholm di Swedia dengan poin AQI 5 dan Canberra di Australia dengan poin AQI 6.
Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Kota Chiang Mai, Thailand, menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftar kota besar dengan kualitas udara terburuk di dunia:
- Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 190 atau dalam kategori tidak sehat
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 183 atau dalam kategori tidak sehat
- Kuwait City, Kuwait, dengan poin AQI 181 atau dalam kategori tidak sehat
- Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 179 atau dalam kategori tidak sehat
- Wuhan, Cina, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.




