FAJAR, MAKASSAR — Saumata Strings sukses menyelenggarakan konser intimate yang hangat dan penuh kedekatan emosional di Ruma’ta Art Space, Sabtu (5/4).
Mengusung konsep kedekatan antara musisi dan penonton, konser ini menghadirkan suasana akrab yang memungkinkan audiens menikmati setiap detail permainan musik secara lebih mendalam.
Dalam penampilannya, Saumata Strings membawakan rangkaian repertoar lintas era, mulai dari Barok, Klasik, hingga Romantik dan modern. Karya-karya komponis Barok seperti Johann Sebastian Bach dan Antonio Vivaldi dipadukan dengan karya era Klasik dari Wolfgang Amadeus Mozart dan Luigi Boccherini, serta komposisi era Romantik dari Franz Schubert dan Camille Saint-Saëns.
Perpaduan lintas zaman ini menghadirkan perjalanan musikal yang kaya warna, karakter, dan dinamika, sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi para penonton.
Salah satu momen paling menghanyutkan hadir melalui “Csárdás” karya Vittorio Monti yang dibawakan secara solo oleh Winda. Penampilan tersebut memikat audiens lewat kontras tempo yang khas—dari bagian lambat yang melankolis hingga bagian cepat yang energik—dengan teknik presisi dan ekspresi yang kuat.
Atmosfer hangat semakin terasa berkat karakter artistik Ruma’ta Art Space yang mendukung suasana konser menjadi lebih eksklusif dan personal. Interaksi antara pemain dan audiens pun menjadi elemen penting yang memperkaya pengalaman pertunjukan.
“Konser ini menjadi ruang eksplorasi sekaligus berbagi bagi kami, terutama dalam menghadirkan dialog antara musik dari berbagai era,” ujar Afri.
Konser ini mendapat sambutan positif dari penonton yang hadir, yang mengapresiasi keberanian Saumata Strings dalam merangkai repertoar lintas zaman dalam format string trio. (*/)





