Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Akan Kembali Seperti Semula

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelumnya, terutama bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan IRGC pada Minggu (5/4), menyusul langkah Iran menerapkan pengaturan keamanan baru di kawasan Teluk Persia.

“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel,” demikian pernyataan IRGC melalui unggahan di platform media sosial X.

IRGC menyebut pihaknya kini berada pada tahap akhir persiapan operasional untuk menerapkan apa yang disebut sebagai “tatanan baru Teluk Persia.”

Kebijakan tersebut muncul setelah parlemen Iran menyetujui di tingkat komite rancangan undang-undang yang mengatur biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Menurut laporan media Iran, rancangan aturan tersebut mencakup beberapa ketentuan, antara lain:

Kewajiban pembayaran biaya lintasan menggunakan mata uang nasional Iran, rial

Larangan transit bagi kapal dari Amerika Serikat dan Israel

Pembatasan bagi negara-negara yang terlibat dalam sanksi sepihak terhadap Iran

Selain itu, rancangan undang-undang tersebut juga memuat pengaturan mengenai kedaulatan Iran atas selat, kewenangan angkatan bersenjata, keamanan maritim, isu lingkungan, serta kerja sama hukum dengan Oman.

Situasi di kawasan Timur Tengah semakin memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara di kawasan seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memicu gangguan terhadap pasar global dan sektor penerbangan internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Samsung Galaxy S26 FE Muncul di Geekbench, Usung Exynos 2500 dan Android 17
• 13 jam lalupantau.com
thumb
NetApp Luncurkan AI Data Engine untuk Infrastruktur Data Enterprise
• 3 menit lalumedcom.id
thumb
Purbaya Bicara soal Rencana Gaji Menteri Dipotong: Saya Tebak 25 Persen
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Sebut Driver Taksi Online Terpengaruh Sabu Saat Lecehkan Penumpang
• 7 jam laludetik.com
thumb
Klasemen Serie A Liga Italia Jelang Napoli vs AC Milan Dini Hari Nanti
• 5 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.