Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026, meski dibayangi ketidakpastian harga minyak global akibat perang AS-Israel terhadap Iran yang masih berlangsung hingga hari ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat untuk menahan gejolak tersebut.

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai simulasi terhadap lonjakan harga minyak dunia. Mulai dari skenario harga USD 80 hingga USD 100 per barel, seluruhnya sudah dihitung dampaknya terhadap APBN, termasuk langkah mitigasinya.

“Jadi sepanjang tahun ini dengan harga rata-rata USD 100, aman. Terus kalau ada orang yang bilang Purbaya nggak punya uang, Menteri Keuangan nggak punya uang, kita dari desain anggaran aja masih di bawah 3 persen,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja Komisi XI, Senin (6/4).

Ia menekankan, dengan asumsi harga minyak dunia mencapai USD 100 per barel sepanjang 2026, defisit anggaran masih bisa dijaga di level 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Artinya, ruang fiskal pemerintah dinilai masih memadai untuk menjaga stabilitas, termasuk menahan harga BBM subsidi.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan langkah cadangan apabila terjadi lonjakan harga yang lebih tinggi dari asumsi. Salah satunya dengan memanfaatkan saldo anggaran lebih (SAL) untuk menjaga keberlanjutan fiskal.

“Kalau harga minyak naik tinggi sekali, misalnya nggak terkendali. Jadi dari situ kita masih aman, Bapak-bapak ibu-ibu, tentu saya akan ke Komisi XI untuk meminta izin bagaimana mengolah anggaran SAL itu untuk menjaga sustainabilitas, bukan APBN lagi pada waktu nanti, negara kita,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mengandalkan potensi kenaikan penerimaan negara dari sektor energi, seiring naiknya harga minyak dan batu bara di pasar global.

Ketua Komisi XI DPR Misbakhun kemudian menegaskan kembali komitmen tersebut dalam rapat, khususnya terkait kepastian harga BBM subsidi bagi masyarakat.

“Ini yang harus masyarakat tahu, Pak, bahwa pemerintah siap untuk tidak menaikkan sampai di akhir tahun,” kata Misbakhun.

Menanggapi hal itu, Purbaya memastikan kesiapan pemerintah menjaga harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir tahun.

“Iya, Pak, kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi, ya, Pak. Dengan asumsi harga minyak USD 100 dolar per barel sampai akhir tahun sudah dihitung rata-rata,” ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap isu-isu yang menyebut kondisi fiskal Indonesia melemah. Menurutnya, seluruh perhitungan telah dilakukan secara matang dan berlapis.

“Jadi yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi masyarakat di luar tidak usah ribut, tidak usah takut, kita sudah hitung, Pak,” tegas Purbaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dominasi Tanpa Hasil, Persik Kediri Dipaksa Puas Berbagi Poin Lawan Persijap
• 2 menit lalutvonenews.com
thumb
Soal Sanksi Kajari Karo dan Jajarannya, Komisi III DPR: Kami Serahkan ke Kejagung
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Menantang Adrenalin Lewat Olahraga Wall Climbing
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Volkswagen Disebut Bakal Produksi Alat Militer Israel, Ini Respons Pabrikan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Quo Vadis Reformasi Kejaksaan
• 15 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.