Buruh Bakal Demo di Depan Gedung DPR pada 1 Mei, Bawa 6 Tuntutan Ini

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah buruh akan menggelar demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 mendatang di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, aksi 1 Mei mendatang akan diikuti oleh para buruh anggota KSPI dan simpatisan Partai Buruh se-Jabodetabek.

"Aksi di depan DPR/MPR dimulai pukul 10.00 WIB sampai selesai. Aksi May Day ini tidak bergabung atau tidak bersama-sama dengan serikat buruh lainnya," ujar Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Pramono Groundbreaking Revitalisasi 2 Pasar di Jakarta, Ditargetkan Rampung 2027

Iqbal menegaskan, aksi May Day akan berlangsung secara damai. Ia juga menjelaskan alasan KSPI dan Partai Buruh tidak menggelar peringatan bersama organisasi buruh lain.

Pertama, anggota KSPI meminta agar peringatan tidak digabung dengan organisasi lain.
Kedua, KSPI ingin menjaga marwah Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Iqbal, tuntutan pada May Day 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya, sehingga pihaknya memilih lokasi aksi di DPR.

"Jadi kami ingin menjaga, karena nanti kalau ada yang menyinggung, 'Kok tuntutan masih sama kayak tahun lalu?'. Karenanya kami juga pilih tempat di DPR," tutur Iqbal.

Ia kemudian memaparkan enam tuntutan dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan.

Kedua, menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah. Iqbal menyebut Presiden Prabowo sebelumnya telah berjanji menghapus outsourcing, sehingga buruh menagih realisasinya.

Baca juga: Laporan ke JAKI Direspons Foto AI, DPRD DKI: Jangan Bikin Laporan Asal Bapak Senang

"Ketiga, stop ancaman PHK akibat perang dan impor. Isi ini tak main-main, karena harga BBM industri tidak bersubsidi," kata Iqbal.

"Kalau perang makin panjang, BBM industri makin mahal dan biaya produksi itu akan melambung tinggi," lanjutnya.

Keempat, KSPI dan Partai Buruh mendorong reformasi perpajakan.

Kelima, mendesak agar RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) segera disahkan.

Keenam, KSPI dan Partai Buruh mendesak agar UU Perampasan Aset harus segera disahkan untuk memaksimalkan pemberantasan korupsi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Iqbal melanjutkan, selain aksi di Jakarta, peringatan May Day oleh KSPI dan Partai Buruh juga akan dilakukan di berbagai kota yang ada di 38 provinsi.

Antara lain Bandung, Surabaya, Semarang, Serang, Yogyakarta, Medan, Batam, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, Gorontalo, Morowali, Ambon, Ternate, Jayapura, Mataram, Lombok, Kupang, hingga Mimika.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Peringatkan Awan Cumulonimbus 6-12 April 2026, Sejumlah Wilayah Masuk Zona Risiko Tinggi
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi soal Ledakan di Pabrik Sidoarjo: Pemotongan Besi, 1 Tewas dan 2 Luka
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Minyak Melonjak Usai Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Misi Artemis II Siap Abadikan Kembali Foto Ikonik ‘Earthrise’ dari Sisi Jauh Bulan
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Difitnah Jadi Bohir Ijazah Jokowi, Kubu JK Bawa Bukti Video Laporkan Rismon dan 4 Akun ke Bareskrim
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.