VIVA – Emosi sejumlah pemain Persija Jakarta menjadi sorotan usai tim ibu kota kalah dramatis 2-3 dari Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu 5 April 2026.
Pengamat sepak bola nasional Binder Singh menyoroti hal tersebut, khususnya pada momen Thales Lira menunjukkan emosi kepada kapten tim Rizky Ridho di tengah pertandingan.
Dalam analisis yang disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya, Binder menyebut insiden ini menjadi salah satu indikasi adanya masalah emosional di dalam tim Macan Kemayoran. Ia mengaku terkejut melihat pemain bisa meluapkan emosi kepada kapten timnya di lapangan.
“Thales Lira. Aduh saya pikir ini pemain beberapa kali ketika recovery negatif sering tertinggal ya. Dan saya bingung loh Tales Lira ini bisa marah dengan kapten tim yaitu Rizki Ridho. Gila, kaget banget nih saya,” ujar pria yang akrab disapa Bung Binder itu.
Menurutnya, situasi seperti itu menunjukkan bahwa para pemain Persija belum mampu menjaga stabilitas mental, terutama dalam laga penting yang seharusnya bisa dimenangkan.
“Artinya nih para pemain Persija nih emosian mulu mainnya,” tabahnya.
Selain menyoroti aspek mental, Binder juga menilai Persija melakukan sejumlah kesalahan taktis. Ia menyebut tim asuhan Mauricio Souza terlalu memaksakan permainan terbuka meski dalam kondisi unggul 2-1 dan bermain dengan 10 orang setelah kartu merah yang diterima Jordi Amat di babak kedua.
Dalam situasi tersebut, Binder menilai Persija seharusnya bermain lebih pragmatis dengan menjaga keunggulan, bukan tetap memaksa menyerang. Ia menyebut keputusan untuk tetap menyerang justru membuka ruang bagi Bhayangkara FC untuk melakukan tekanan.
“Kondisinya sudah unggul dan jumlah pemain lebih sedikit, seharusnya bermain lebih aman,” ujarnya.
Kekalahan ini membuat Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin.





