Reformasi Transparansi Bawa Pasar Modal Indonesia Menuju Kelas Dunia

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pasar Modal Indonesia memasuki babak baru setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menuntaskan empat agenda penguatan transparansi pasar. 

CO-Founder PasarDana sekaligus praktisi pasar modal, Hans Kwee, melihat reformasi transparansi yang tengah dijalankan OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) menjadi momentum penting bagi transformasi pasar modal Indonesia menuju standar global lebih tinggi. 

Pasalnya, beberapa kebijakan transparansi pasar modal akan memberikan manfaat besar bagi kualitas pasar dalam jangka panjang.

Menurut Hans, saham-saham yang terdampak langsung oleh kebijakan transparansi, terutama yang memiliki konsentrasi kepemilikan tertentu, berpeluang mengalami peningkatan volatilitas dalam waktu dekat.

"Mungkin di jangka pendek saham yang terdampak akan mengalami kenaikan volatilitas, dan punya pengaruh ke IHSG. Saham no 2 dan 3 market cap tersebar mungkin lebih volatail," ucap dia kepada wartaekonomi, Senin (6/4/2026).

Setelah proses penyesuaian selesai, pasar diperkirakan akan kembali normal. Menurut Hans, justru ini menjadi momentum positif karena ke depan pergerakan pasar akan lebih mengikuti fundamental value perusahaan.

"Reformasi pasar modal sangat baik membawa indonesia menjadi salah satu negara yang paling transparan dan membawa pasar modal Indonesia naik kelas," ungkap Hans.

Ia mencontohkan pengalaman India, yang pernah menghadapi persoalan serupa terkait struktur pasar pada sekitar 2010. Setelah melakukan reformasi transparansi dan tata kelola pasar, India justru menjadi salah satu tujuan utama investor global.

Bobot India dalam indeks global MSCI meningkat signifikan dari sekitar 8% menjadi hampir 20% saat ini, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor asing terhadap pasar negara tersebut.

"Jadi peluang Indonesia mengalami kenaikan bobot di MSCI dan FTSE pada masa depan sangat besar," ungkap dia.

Pengamat pasar modal, Reydi Octa, mengamini agenda reformasi transparansi yang telah diselesaikan OJK merupakan langkah maju yang tepat dalam memperbaiki struktur pasar saham Indonesia.

Menurutnya, sejumlah kebijakan baru seperti pembukaan data kepemilikan saham di atas 1%, pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC), serta kebijakan peningkatan free float menjadi instrumen penting untuk menciptakan pasar yang lebih sehat.

"Reformasi transparansi yang dituntaskan OJK, BEI, dan KSEI adalah langkah maju yang tepat untuk memperbaiki kualitas bursa saham Indonesia," ujar Reydi kepada wartaekonomi, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, transparansi kepemilikan saham selama ini menjadi salah satu isu struktural yang memengaruhi kepercayaan investor. Terutama terkait pergerakan harga saham berkapitalisasi kecil dan menengah yang kerap mengalami volatilitas tinggi.

Baca Juga: OJK, BEI, dan KSEI Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal RI

Baca Juga: Mengurai Reformasi Pasar Modal, Upaya OJK dan BEI Mengangkat Daya Tarik Investasi

Baca Juga: BEI Rampungkan 4 Reformasi Pasar Modal untuk Penuhi Standar MSCI Hingga FTSE

Dengan adanya pengungkapan kepemilikan yang lebih detail serta pengumuman saham dengan konsentrasi pemegang saham tinggi, pelaku pasar kini memiliki informasi tambahan untuk menilai risiko likuiditas maupun potensi volatilitas suatu saham.

Meski demikian, Reydi mengingatkan bahwa dampak stabilisasi pasar tidak akan terjadi secara instan. "Efek stabilisasi baru akan terasa bertahap, bukan instan, sehingga volatilitas di saham lapis bawah, masih akan tetap terjadi dalam jangka pendek," ucap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemnaker kembali buka Pembinaan dan Sertifikasi K3 gratis
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Metro Jaya Dorong Tes Urine Berkala bagi Driver Taksi Online
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Avtur Naik, Pemerintah Jaga Tarif Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
• 4 jam laludisway.id
thumb
Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Taksi Online di Jakarta
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Dihuni 100 Pusat Data, Jakarta Hadapi Risiko Kenaikan Suhu 3,65 Derajat Celsius
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.