Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial soal petugas PPSU menggunakan AI saat merespons laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Tampak petugas PPSU yang mengenakan seragam oranye melakukan penanganan di lokasi.
Akan tetapi, setelah melalui proses AI, tampilan visual petugas tersebut mengalami perubahan termasuk perbedaan atribut seragam dan hilangnya beberapa kendaraan dalam gambar hasil olahan.
Masyarakat pun bereaksi keras terhadap mencoloknya perbedaan antara kondisi nyata dan hasil visualisasi AI.
Netizen menilai tindakan tersebut merupakan bentuk manipulasi data dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Adapun sebelumnya, kondisi jalan di sana memang sempit. Terdapat sejumlah kendaraan terparkir hingga membuat akses menjadi terbatas.
Sebelumnya kondisi ini telah dilaporkan warga melalui aplikasi JAKI dengan harapan adanya penertiban dari pihak berwenang.
Akan tetapi, respons yang muncul justru berupa visualisasi AI yang tidak sesuai realitas.
Terkait hal ini, Lurah Kalisari dipanggil Inspektorat DKI Jakarta.
Lurah Kalisari Nurhasanah mengatakan dirinya diminta untuk memberikan penjelasan terkait viralnya penggunaan AI oleh petugas PPSU dalam menanggapi laporan warga melalui aplikasi JAKI.
"Saya dipanggil oleh Inspektorat pukul 10.00 WIB,” katanya, Senin (6/4/2026).
Di sisi lain, Pemerintah Kota Jakarta Timur bergerak cepat merespons polemik tersebut.
Sebagai langkah awal pembinaan, Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan pihaknya langsung menggelar rapat terbatas bersama jajaran terkait, termasuk lurah dan petugas PPSU.
"Kami kumpulkan seluruh petugas PPSU, kepala seksi dan lurah dalam rangka pembinaan agar ke depan tidak lagi menggunakan AI dalam menjalankan tugas," ujar Mujiono.
Menurutnya, penggunaan AI dalam konteks pelayanan lapangan dinilai tidak tepat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (ant/nsi)



