Cabuli Penumpang dan Tuding Open BO, Driver Taksi Online Ditangkap Polisi

okezone.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA-Polisi menangkap driver taksi online asal Jakarta Pusat, WAH (39) karena melakukan dugaan kekerasan seksual terhadap wanita asal Jawa Tengah, SKD (20). Peristiwa tersebut sebelum viral di media sosial.

Pelaku melakukan kekerasan seksual di dalam mobil miliknya di kawasan Jakarta, saat korban menyewa taksi online milik pelaku.

"Kasus ini berawal saat korban tanggal 14 Maret 2026 menggunakan jasa transportasi online, saat di tengah perjalanan menuju satu titik,” ujar Dir PPA dan PPO, Kombes Rita Wulandari pada wartawan, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :
Wanita Ini Dipenjara 11 Tahun karena Bunuh Pria yang Melakukan Pelecahan Seksual Terhadap Dirinya

“Korban diajak berbicara, tapi disitu ada kalimat-kalimat yang menyatakan si driver mengajak bekencan atau mempertanyakan apakah perempuan ini membuka open BO," lanjutnya.

Menurutnya, driver online tersebut lantas melakukan perbuatan cabulnya pada korban saat kendaraan yang dinaikinya itu berada di wilayah sepi.

Namun, korban korban melawan hingga sempat mengambil video pada pelaku, pelaku lantas mencoba merebut handphone korban dan menindihnya, korban pun terus melawan sampai korban berhasil lompat keluar dari dalam mobil milik pelaku saat pintu mobil berhasil dibukanya.

"Korban berupaya melakukan perekaman terhadap setiap peristiwa, di situ timbul kepanikan driver sehingga dia mencoba merebut dan melakukan upaya kekerasan dengan cara menindih, mencekik korban," tuturnya.

Baca Juga :
Dilaporkan karena Kasus Pelecahan, Karier Bos Red Bull Racing Christian Horner Terancam

Setelah peristiwa itu terjadi, korban pulang ke kampungnya di Jawa Tengah dan melaporkan peristiwa yang dialaminya itu secara online ke polisi. Bahkan, korban sempat mengunggah video yang direkamnya itu ke media sosial Tiktok hingga menjadi viral.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ancam Bakal Serang Pembangkit Listrik dan Jembatan Iran Selasa Besok
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Dedi Mulyadi: Premanisme Musuh Utama, Penganiayaan di Hajatan Purwakarta Tak Bisa Ditoleransi
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Yang Terbaru soal Perang Iran vs AS-Israel
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Misi Penyelamatan Jadi Neraka! 20 Pasukan Elite Iran Tewas, AS Gempur Target Rahasia di Teheran
• 15 jam laluerabaru.net
thumb
Selamatkan Ekosistem, 6 Ton Sampah Dibersihkan dari Puncak Bogor
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.