Jakarta: Indonesia Finance Festival (IFF) 2026, dipelopori oleh Finance and Investment Society (FIS) Universitas Prasetiya Mulya, akan menghadirkan FINference 2026 pada 18 April 2026 di kampus Prasetiya Mulya.
Melalui event ini Prasetiya Mulya memanggil generasi muda untuk memimpin “The Capital Revolution: Breaking Limits in the Age of Disruption” dalam menghadapi gejolak finansial global yang akan membongkar rahasia saham, kripto, dan peluang investasi Indonesia di era disrupsi ekonomi dunia.
Tema besar IFF “Assembling Legacy: Thriving through the Financial Volatility” bukan sekadar slogan, namun juga panggilan bagi generasi muda dalam membangun legacy dengan tetap beradaptasi di tengah ketidakpastian dan gejolak finansial. Bayangkan, bila ratusan investor muda berkumpul di kampus Prasetiya Mulya dan menyerap strategi realistis bersama yang mengubah pemula menjadi miliarder masa depan, lengkap dengan networking dan private session.
Baca Juga :
Raih Akreditasi AACSB, Perguruan Tinggi Ini Gabung Elite Global Business SchoolsLine-up speaker yang hadir akan membuat semua orang tertarik mendengarnya, yaitu David Noah, pendiri Fortis Holding, sebagai pengusaha muda dengan aset USD1 juta pada usia 22 tahun, akan membagikan blueprint investasi saham AS. Ada juga Robby Bun, Chief Commercial Officer Reku sekaligus Ketua Indonesia Blockchain Association, akan mengungkapkan regulasi kripto terbaru dan cara memanfaatkan aset digital tanpa jebakan FOMO.
Berikutnya akan hadir Andry Hakim, sang multibagger yang mentransformasikan USD30 ribu menjadi USD60 juta dalam 6 tahun via saham IDX & NYSE, mengajari trik analisis fundamental; Douglas Goh, pakar multibagger dengan profit 3.000% lewat strategi “Stockwise” dan backdoor listing; bahkan Gabriel Rey, sang CEO Triv yang telah berdiri sebagai marketplace aset digital cryptocurrency tertua serta terbesar di Indonesia!
Acara ini akan menghadirkan rangkaian subtema “Venturing Into Indonesia’s Strategic Capital Growth,” dalam menggali kebijakan pemerintah terkait investasi domestik; “The Ascendance of Crypto in Strategic Finance,” dalam prediksi dominasi blockchain di keuangan modern dan “Identifying The Underlying Reality Behind The Stock Market,” yang akan mengupas lapisan tersembunyi di balik volatilitas IHSG, dan “Understanding Capital Allocation in Volatile Times”, yang akan menjabarkan mengenai bagaimana sistem keuangan Indonesia bekerja di tengah ketidakpastian. Peserta akan diajak memahami rancangan dalam menghadapi 2026 yang penuh ketidakpastian.?
FINference 2026 diharapkan dapat membuka wawasan serta mendorong generasi muda untuk lebih siap menghadapi kompleksitas dunia finansial, sekaligus mengambil peran aktif dalam membangun masa depan dan warisan finansial yang berkelanjutan.
Jadilah bagian dari legacy ini, dengan mendaftar via situs bit.ly/Finference2026. Revolusi modal dimulai pada 18 April 2026. And, let’s be pioneers!



