Bahlil: Harga avtur Pertamina lebih kompetitif dibanding negara lain

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan harga avtur, yang dijual PT Pertamina (Persero), masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, kita masih jauh lebih kompetitif," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta per 1 April 2026 berada di angka Rp23.551 per liter.

Sementara itu, harga avtur di Thailand berada di angka Rp29.518 per liter dan di Filipina senilai Rp25.326 per liter.

Bahlil menjelaskan kenaikan harga avtur disebabkan oleh harga minyak dunia yang melonjak sebagai akibat dari gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Harga avtur, lanjut dia, mengikuti harga pasar dunia.

Produk avtur Indonesia juga melayani pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Harga avtur memang ini kan adalah harga pasar dan otomatis karena ini juga melayani pengisian avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme yang terjadi adalah mekanisme pasar," kata Bahlil.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol menyampaikan krisis bahan bakar avtur dan diesel akibat konflik Timur Tengah melanda Asia dan diperkirakan mencapai Eropa pada April atau menjelang Mei 2026.

Ia mencatat minyak yang hilang pada April akan dua kali lebih besar dibanding Maret.

Oleh karena itu, katanya, situasi ini akan menyebabkan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi di banyak wilayah, terutama di negara-negara berkembang dan negara-negara yang sedang berkembang yang mengalami keterbatasan devisa.

Pada saat yang sama, CEO grup maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, Carsten Spohr memperingatkan ancaman kelangkaan bahan bakar jet, terutama di luar Eropa, akibat gangguan pasokan yang disebabkan konflik di Timur Tengah.

Baca juga: Pemerintah jaga kenaikan harga tiket pesawat di kisaran 9-13 persen

Baca juga: IEA: Krisis avtur akibat konflik kawasan hantam Asia, Eropa menyusul

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan avtur penuhi kebutuhan arus mudik dan balik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panglima TNI: Mayor Zulmi Adalah Prajurit Terbaik
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya bakal perbaiki sistem Coretax untuk atasi praktik perjokian
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Purbaya Sebut Ekonomi RI Masih Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Global
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
5 Kali Tumbang Menuju Piala Asia U-17 2026, Pengamat: Tak Fair Menilai Kurniawan Dwi Yulianto Telah Gagal Memoles Timnas Indonesia
• 11 jam lalubola.com
thumb
Cara Mengenali Orang Cerdas di Tempat Kerja dari Ucapannya Sehari-hari
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.