Penulis: Randi Ardiansyah
TVRINews, Kendari
Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menargetkan meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori utama pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari, Fitriani Sinapoy, menyampaikan bahwa upaya mewujudkan Kota Layak Anak dilakukan melalui sinergi antarorganisasi perangkat daerah serta dukungan berbagai pihak.
“Penguatan koordinasi dan kemitraan masih perlu ditingkatkan agar program Kota Layak Anak lebih terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fitriani, dikutip Senin, 6 April 2026.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih ramah anak, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak anak secara optimal di Kota Kendari.
Program Kota Layak Anak merupakan inisiatif berbasis Konvensi Hak Anak yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung perlindungan dan tumbuh kembang anak. Saat ini, Kota Kendari telah memasuki tahap pengisian indikator penilaian yang mencakup 24 indikator dalam lima klaster.
Secara nasional, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 355 kabupaten dan kota telah menerima penghargaan Kota Layak Anak. Dari jumlah tersebut, 22 daerah meraih kategori utama, 69 daerah kategori nindya, 125 daerah kategori madya, dan 139 daerah kategori pratama. Selain itu, 13 provinsi juga memperoleh penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila).
Data nasional tersebut menjadi acuan bagi Pemerintah Kota Kendari untuk terus meningkatkan koordinasi dan kemitraan lintas sektor, guna mencapai target kategori utama pada tahun 2026.
Editor: Redaksi TVRINews





