FAJAR, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti perlunya perubahan menyeluruh dalam tubuh PSM Makassar guna mengembalikan performa tim di kompetisi Super League Indonesia musim 2025/2026.
Munafri menilai tim saat ini mengalami penurunan semangat bertanding, yang terlihat dalam beberapa laga terakhir. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai budaya lokal seperti Siri’ na Pacce sebagai fondasi mental bertanding.
“Kita seperti kehilangan semangat untuk menang. Ini yang harus dikembalikan,” ujarnya.
Selain aspek mental, Munafri juga menyoroti perlunya pembenahan dari sisi manajerial dan strategi permainan. Ia menyebut komposisi pemain yang ada sejatinya cukup kompetitif, namun membutuhkan pendekatan yang tepat agar dapat bermain lebih kolektif.
Menurutnya, perubahan tidak boleh bersifat stagnan. Ia membuka kemungkinan adanya pembaruan dalam tim, baik dari sisi pelatih, komposisi pemain, maupun pendekatan taktik.
“Tidak boleh monoton, harus ada perubahan nyata yang bisa dirasakan seluruh tim,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan pola permainan agresif sejak awal, termasuk strategi pressing untuk mendominasi pertandingan.
Terkait menurunnya dukungan suporter, Munafri menilai hal tersebut berkorelasi langsung dengan performa tim. Ia optimistis antusiasme akan kembali meningkat apabila PSM mampu meraih kemenangan secara konsisten.
“Semakin banyak kemenangan, semakin banyak suporter yang datang,” ujarnya.
Munafri turut mengingatkan pengalaman tim saat menghadapi masa sulit pada periode pandemi COVID-19, yang berhasil dilalui dengan langkah strategis untuk menghindari zona degradasi.
Ia menegaskan bahwa dengan kerja sama seluruh elemen tim, PSM memiliki peluang besar untuk kembali ke posisi yang lebih kompetitif. (*)





