Survei: 57 Persen Perempuan Prioritaskan Keluarga daripada Diri Sendiri

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jelang Hari Kartini, Sun Life mengadakan survei untuk melihat kontribusi perempuan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga. Survei ini mengajak 3.001 responden di enam pasar Asia pada Januari 2026, termasuk Indonesia, untuk memahami aspirasi, perilaku, dan tantangan finansial yang dihadapi perempuan dalam membangun keamanan finansial jangka panjang.

Dalam survei tersebut, 57 persen responden mengaku pernah mengabaikan perawatan diri sendiri guna mendukung kebutuhan anak maupun orang tua mereka.

Lebih dari setengah responden pun 'terpaksa' mengorbankan keamanan finansial mereka. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari mengurangi pengeluaran pribadi untuk rekreasi (82 persen), membatasi peluang investasi (30 persen), hingga menunda tabungan pensiun (28 persen).

Di saat yang sama, 51 persen responden menyebut biaya kesehatan yang tinggi sebagai salah satu dari tiga hambatan utama menuju keamanan finansial. Data ini menunjukkan bahwa bagi banyak perempuan, menjaga keluarga sering kali berarti menunda kebutuhan diri sendiri.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, mengatakan, temuan ini menjadi pengingat bahwa perempuan tangguh di Indonesia yang secara sukarela berkorban tanpa diminta. Dalam menjaga keluarga, perempuan seringkali mengorbankan kesehatan, rasa aman, dan rencana finansial mereka sendiri.

"Peran (perempuan) ini patut dihargai dan dihormati, sekaligus didukung dengan solusi dan pendampingan yang membantu perempuan tetap bisa memprioritaskan keluarga tanpa harus mengesampingkan masa depan mereka," ucap Albertus.

Perempuan Rentan Jadi Generasi Sandwich

Survei ini juga menegaskan kuatnya realitas sandwich generation di Indonesia. Sebanyak 96 persen perempuan memperkirakan akan menopang perawatan lansia orang tua mereka, baik saat ini maupun di masa depan.

Sayangnya, hanya 26 persen yang sudah menyisihkan setidaknya 10 persen dari pendapatan mereka untuk kebutuhan tersebut. Akibatnya, mereka harus menanggung “triple penalty” dari peran pengasuhan: 59 persen mengatakan tanggung jawab pengasuhan menghambat peningkatan keamanan finansial, 47 persen berdampak pada karier, dan 47 persen membatasi kemampuan mereka untuk merawat diri sendiri.

Di tengah situasi serba terjepit itu, perempuan Indonesia juga memainkan peran paling krusial dalam keuangan rumah tangga. Sebanyak 62 persen mengatakan mereka menjadi pengambil keputusan terakhir dalam keputusan keuangan keluarga, bahkan mencapai 92 persen untuk mereka yang menjadi tulang punggung (breadwinner) keluarga.

Namun, meski tanggung jawabnya besar, hanya 13 persen yang saat ini aktif melibatkan penasihat keuangan profesional.

Keamanan finansial jangka panjang juga masih menjadi beban pikiran perempuan Indonesia. Meski survei Sun Life menunjukkan 63 persen perempuan Indonesia merasa kondisi finansial mereka lebih baik dibanding ibu mereka pada usia yang sama, tapi hanya 19 persen yang merasa sangat siap menghadapi peristiwa finansial besar yang tak terduga.

"Temuan ini menunjukkan bahwa di tengah peran perempuan yang semakin besar dalam mengelola keuangan keluarga, kerentanan terhadap guncangan finansial masih tetap menjadi kekhawatiran terbesar mereka," ucap Albertus.

Menurutnya, peran perempuan Indonesia hari ini bukan hanya menjaga keseimbangan keluarga, melainkan juga garda utama di balik setiap keputusan finansial rumah tangga.

"Karena itu, kehadiran dan dukungan perencanaan keuangan yang lebih relevan, praktis, dan mudah diakses menjadi penting. Tujuannya agar perempuan mendapatkan informasi yang komprehensif dalam mendukung keputusan finansial sehari-hari sehingga perencanaan jangka panjang menjadi lebih kuat dan berkelanjutan," pungkas Albertus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pedagang Kaki Lima Resah! Harga Plastik Terus Naik Imbas Konflik Israel-AS dan Iran
• 4 jam laludisway.id
thumb
Raperda SPAM Jadi Kunci DKI Jakarta Kejar Target 100 Persen Layanan Air Minum Perpipaan 2029
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Maruarar Sebut Rusun Tzu Chi Model Ideal Hunian Vertikal
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
2 Jukir Kafe Aniaya Marbot gegara Ditegur Parkirkan Mobil di Masjid
• 13 jam laludetik.com
thumb
Warga Toddopuli Makassar Keluhkan PDAM: Debit Air Kecil, Warnanya Keruh dan Berbau
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.