JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan Indonesia membutuhkan pendekatan diversifikasi energI istrik bertenaga nuklir guna menyiasati krisis energi.
Hal ini disampaikan Sultan saat menerima Audiensi Dura Besar Federasi Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov di Gedung Nusantara 3 senayan Jakarta.
BACA JUGA:Tak Hanya Kajari Karo, Semua Pihak Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Amsal Sitepu
BACA JUGA:Heboh Video Bernarasi Motor Listrik untuk Kepala SPPG, Bagaimana Faktanya?
Menurutnya nuklir merupakan sumber energi bersih yang relevan dengan visi net zero emission Indonesia 2030 Dan sesuai dengan tujuan Paris Agreement.
"Sebagai Negara maritim yang luas, Indonesia membutuhkan inovasi pengembangan potensi energi nuklir sebagai sumber energi listrik Dan lainnya. Dan Rusia menjadi Negara sahabat yang sejak lama konsen mengembangkan energi nuklir dalam memenuhi kebutuhan listrik," ujar Sultan saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin, 6 April 2026.
Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu mengungkapkan Rusia melalui Dubesnya telah menawarkan kerjasama pengembangan energi listrik nuklir yang aman.
BACA JUGA:Puluhan Siswa Alami Keracunan MBG di Duren Sawit, IDAI Minta Pemerintah Lakukan Audit
"Kami mendorong pemerintah melalui Kementerian Dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan energi nuklir. Sehingga ketika terjadi turbulensi geopolitic seperti sekarang ini, kita memiliki kesiapan energi secara Mandiri," tutupnya.





