Demi Efisiensi, Gus Ipul: Perjalanan Luar Negeri Kemensos 0 Persen

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Kemensos tidak akan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri sebagai upaya dari efisiensi.

Gus Ipul menuturkan, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan memangkas perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen, sementara perjalanan dinas luar negeri ditekan hingga 70 persen.

"Kementerian Sosial secara khusus mengambil keputusan, kami tidak akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Artinya, untuk perjalanan ke luar negeri kita 0 persen," kata Gus Ipul, saat ditemui usai acara Team Building Budaya Kerja Baru di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca juga: 3 Pendamping PKH Dipecat, Gus Ipul Tegaskan Larangan Arahkan KPM Belanja

Dia mengatakan, Kemensos tidak akan menggunakan anggaran untuk perjalanan dinas ke luar negeri kecuali jika seluruh pembiayaan ditanggung pengundang.

"Tetapi, kalau menggunakan perjalanan dinas dari anggaran Kementerian Sosial, itu sudah kami putuskan tidak akan gunakan, jadi kami menuju 0 persen perjalanan dinas luar negeri," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, kebijakan pemangkasan perjalanan dinas ini merupakan langkah adaptif untuk mendorong pola kerja yang lebih efisien, produktif, dan berbasis digital.

"Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan luar negeri hingga 70 persen," kata Airlangga, dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3/2026).

Selain perjalanan dinas, Pemerintah juga melakukan efisiensi mobilitas melalui pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik.

Baca juga: KPK Pelajari Putusan MK soal Penghitungan Kerugian Keuangan Negara

"Efisiensi mobilitas termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik," kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di sisi lain, Pemerintah mengimbau untuk lebih banyak memanfaatkan transportasi publik.

Tak hanya di pusat, Pemda juga diimbau menyesuaikan kebijakan pengendalian mobilitas sesuai karakteristik wilayah masing-masing, antara lain melalui perluasan pelaksanaan car free day.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga: Harga Tiket Pesawat Domestik Boleh Naik 9-13 Persen
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Sebut Ledakan di Sidoarjo karena Las Blender Pabrik Baja
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia Akan Tampil Bagus Kontra Malaysia
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Kecelakaan Maut Truk Tangki Tabrak Angkot dan Motor di Cirebon, 1 Tewas 3 Luka-Luka
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemuda Asal Bandung Ditipu Saat Beli Motor, Pelaku Ngaku Karyawan TV Swasta
• 4 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.