Pemuda Asal Bandung Ditipu Saat Beli Motor, Pelaku Ngaku Karyawan TV Swasta

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pemuda asal Bandung, Jawa Barat, bernama Adil (26) menjadi korban penipuan saat hendak membeli sepeda motor di Depok, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut bermula ketika Adil berniat membeli sepeda motor Yamaha N-Max berpelat nomor Bali (DK) dari pelaku berinisial TL (34), yang mengaku sebagai kru sebuah stasiun televisi swasta.

Adil yang berangkat dari Bandung dijemput oleh pelaku di pool travel tempat ia turun di Depok. Saat itu, Adil menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta kepada TL.

Baca juga: 1 Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Tak Ditahan, Ini Alasannya

“Karena ATM limit 10 juta untuk cash, saya pindah ke ATM lain,” ungkap Adil kepada wartawan di Mapolsek Mampang Prapatan, Senin (6/4/2026).

Keduanya kemudian kembali bertemu keesokan harinya. TL mengajak Adil bertemu di depan kantornya di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, dengan alasan akan masuk kerja malam itu.

Namun, saat Adil hendak mengambil uang tambahan dari ATM, TL justru kabur membawa sepeda motor yang dijualnya.

Atas kejadian tersebut, Adil melaporkan kasus ini ke Polres Depok atas arahan pihak kepolisian, karena lokasi kejadian perkara (TKP) berada di Depok.

 

Tidak berhenti di situ, Adil kemudian memantau Facebook, tempat ia menemukan iklan sepeda motor yang diincarnya.

“Saat itu ‘Pasti nih orang bakalan ngiklanin lagi motornya.’ Jadi setiap hari saya pantau Marketplace Facebook,” kata Adil.

Benar saja, Adil kembali menemukan iklan dengan produk yang sama. Bersama temannya, ia pun membuat janji temu dengan pelaku.

Baca juga: Gunungan Sampah Rusun Angke Tambora Sempat Robohkan Tembok Rumah Warga

Pelaku kembali memilih lokasi di depan kantor televisi swasta di wilayah Mampang Prapatan. Namun kali ini, Adil dan temannya tidak datang sendiri.

Mereka terlebih dahulu meminta bantuan Polsek Mampang Prapatan agar pelaku dapat langsung ditangkap.

Pada Senin sore, anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Mampang Prapatan berhasil meringkus pelaku sebelum sempat melarikan diri.

“Saat penyerahan uang, langsung kita amankan pelaku dan juga barang bukti ke Polsek Mampang untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolsek Mampang Prapatan AKP Dian Pornomo ditemui terpisah.

Usai menangkap pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti meliputi seragam dan lanyard palsu stasiun TV swasta, sepeda motor, ponsel, uang Rp 2,4 juta, dan surat-surat berupa BPKB dan STNK motor.

Dian menyebutkan, dokumen kendaraan yang dimiliki pelaku juga diduga palsu. Oleh karena itu, selain penipuan, polisi turut mendalami dugaan pemalsuan dokumen.

Baca juga: Keluhan Penumpang KRL: Sampah Menumpuk di Jurangmangu, Bau Terasa Saat Hujan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Berdasarkan interogasi dan hasil pengecekan serta analisa kami, ditemukan bahwasanya dokumen surat-surat motornya diduga palsu,” jelas Dian.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 492 dan 392 KUHP baru dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara dan denda hingga Rp 500 juta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keselamatan Logistik Jadi Prioritas, Kemenhub Optimalkan Pengawasan Angkutan Barang
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Info Penting! Dedi Mulyadi Pastikan Mutasi Kendaraan ke Jawa Barat Gratis, Tanpa Biaya Sepeser Pun
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Padahal Bikin 5 Penyelamatan, Emil Audero Ramai-Ramai Dikritik Media Italia Sepulangnya Bela Timnas Indonesia
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Harwan Paparkan Peran Compliance & Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di UGM
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Jangan Senang Dulu Selat Hormuz Dibuka, Bahaya Tetap Mengintai!
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.