Jakarta, tvOnenews.com - Cedera yang dialami Marc Marquez disebut menjadi faktor utama di balik dominasi para pembalap Aprilia di awal musim MotoGP 2026.
Pengamat MotoGP, Ramon Forcada, menilai perubahan gaya balap Marquez menunjukkan adanya keterbatasan fisik, terutama setelah insiden di Sprint Race Austin.
- Reuters
“Sebelum cedera, Marquez mungkin tidak akan menyerah dan akan mencoba segala cara untuk menyelamatkan motornya. Itu bukan soal mental, tapi insting,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fakta bahwa Marquez kini membutuhkan motor yang benar-benar stabil tanpa masalah, yang menurutnya menjadi tanda adanya sesuatu yang tidak beres.
“Fakta bahwa dia harus mengendarai motor yang ‘tanpa masalah’ adalah tanda bahaya. Ada sesuatu yang tidak beres,” tegasnya.
Kondisi tersebut, lanjut Forcada, juga berdampak pada Ducati Corse dalam mengembangkan motor.
“Jika juara dunia tidak dalam kondisi 100 persen, maka pabrikan juga kehilangan arah. Tidak ada referensi yang jelas,” jelasnya.
Di sisi lain, Forcada memuji performa Aprilia Racing yang dinilai kini menjadi acuan utama di MotoGP.
“kini Aprilia adalah tolok ukur. Mereka berani mengambil jalan sendiri tanpa meniru Ducati, dan sekarang motor mereka yang harus ditiru,” ujarnya.
Ia juga menilai struktur tim Aprilia yang dipimpin Massimo Rivola menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka musim ini.
(aes)




