Siswa Sekolah Rakyat Doa Lintas Agama untuk Prajurit TNI Gugur di Lebanon

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID — Siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) dari wilayah Jabodetabek memimpin doa bersama lintas agama yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial untuk tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon.

"Para prajurit TNI yang gugur adalah pahlawan kemanusiaan. Kita semua turut mendoakan dengan baik. Semoga mereka diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam acara Doa Bersama di Sosialisasi Transformasi Budaya Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial, di Gedung Aneka Bhakti (GAB), Senin, 6 April 2026. 

BACA JUGA:Sekongkol dengan Pengawas, Tiga Karyawan PT Nikomas Gemilang Gasak Sepatu Adidas, Perusahaan Rugi Puluhan Juta

BACA JUGA:Kemensos dan BPS Percepat Siklus Pembaruan Data Setiap Tanggal 10

Sebanyak lima siswa Sekolah Rakyat memimpin doa sesuai agama masing-masing. Doa agama Islam dipimpin oleh Saepul Majid. Dia mendoakan para prajurit yang gugur, sekaligus menyerukan perdamaian dunia.

Dia juga memohon agar peperangan segera dihentikan dan nilai kemanusiaan tetap dijunjung tinggi.

Doa lintas agama selanjutnya secara bergiliran dilantunkan oleh Marcel Apriliano Ferdinand (Katolik), Fransiskus Manuel Manalu (Kristen), Lovelyne P. A. Luntungan (Buddha), serta Gusti Agung Radja Putra Arya Wiratama (Hindu). Mereka menyampaikan harapan agar kebajikan para prajurit yang gugur menjadi penerang serta membawa kedamaian batin mereka. 

BACA JUGA:Wamesos Agus Jabo Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di PTDI–STTD Bekasi

Kegiatan doa bersama dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi, diikuti oleh seluruh pegawai Kemensos dan siswa-siswi Sekolah Rakyat. Suasana berlangsung khidmat saat seluruh peserta memanjatkan doa agar para syuhada mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Diketahui, tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon pada akhir Maret lalu.

Prosesi persemayaman ketiganya telah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026. Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra Bandung, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan di TMP Giri Dharmolyo II Magelang, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Kulon Progo.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita atas gugurnya ketiga prajurit tersebut, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Curug, Gus Ipul Lihat Potensi Rintisan hingga Permanen

“Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon,” ujar Presiden Prabowo. 

Presiden menegaskan bahwa negara akan selalu menghormati jasa para pahlawan dan menjaga kehormatan prajurit bangsa pembela keadilan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imbauan Polisi Cegah Kekerasan Seksual di Taksi Online: Rekam dan Segera Lapor
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi di Tengah Konflik
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Perang di Timur Tengah Mulai Terasa, OJK: Ekonomi Indonesia Masih Kuat
• 13 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bahlil: Uji Coba B50 Segera Rampung, Implementasi Mulai Juli 2026
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
10 Sepeda Motor Termurah di Indonesia April 2026
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.