Polisi Beberkan Motif Pengemudi Taksi Online Lecehkan Penumpang di Jakpus, Cuma Iseng

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Polisi mengungkap motif sopir taksi online bernama Wendy Arif Harjanto (39) yang melakukan pelecehan terhadap penumpangnya di dalam mobil, saat melintas di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, motif yang bersangkutan melancarkan aksinya yakni lantaran iseng dan mencoba-coba.

Baca Juga :
Pengemudi Taksi Online di Jakpus Sempat Tanya Open BO atau Tidak Sebelum Lakukan Pelecehan
Pengemudi Taksi Online yang Lecehkan Wanita di Jakpus Ternyata Positif Sabu!

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan (motif) karena iseng dan mencoba-coba,” ucap Budi, kepada wartawan, Senin, 6 April 2026.

Selain itu Budi menyebutkan, tersangka melancarkan aksinya juga karena pengaruh narkoba.

“Yang bersangkutan bisa juga dalam pengaruh narkoba,” tuturnya.

Untuk diketahui, Seorang driver taksi online berinisial WAH (39) diringkus Tim Subdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya usai diduga mencabuli penumpangnya di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, terduga pelaku diamankan usai video rekaman korban viral di media sosial.

“Pada Rabu, 1 April 2026 terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Rangkapan Jaya, Depok, saat berada di dalam kendaraannya,” kata Budi, kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026 saat korban memesan layanan transportasi online. Kemudian di tengah perjalanan pelaku mulai bersikap mencurigakan dan membuat korban ketakutan.

“Terduga pelaku diduga memanfaatkan profesinya sebagai driver online untuk memperoleh akses terhadap korban,” terangnya.

Selanjutnya ketika dalam perjalanan, pelaku membangun komunikasi, lalu mengubah situasi hingga korban berada dalam posisi rentan sebelum akhirnya diduga melakukan perbuatan cabul di dalam kendaraan.

“Pelaku diduga membawa mobil ke lokasi sepi lalu melakukan aksi cabul dengan memegang dan meremas paha korban hingga menindih tubuh korban secara paksa. Korban sempat merekam kejadian itu, lalu berusaha melawan sampai akhirnya berhasil keluar dari mobil,” jelasnya.

Sementara itu, dari penangkapan terduga pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap sabu, plastik klip bekas paket sabu, obat kuat, alat kontrasepsi, dua unit handphone, serta mobil yang diduga dipakai saat kejadian.

tvOnenews.com/A.R Safira

Baca Juga :
Polisi Tangkap Driver Taksi Online yang Cabuli Penumpangnya, Begini Modusnya
Viral Polisi Dimutasi karena Usut Kasus Dugaan Korupsi, Pilih Mundur
Kasus Richard Lee Belum Tuntas, Polisi Tambah 40 Hari Penahanan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berdasarkan Neraca Pangan Nasional, Bapanas Sebut Stok Pangan Strategis Alami Surplus
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Taiwan Tuduh Tiongkok Incar Teknologi Chip untuk Hindari Pembatasan Global
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kisah Seorang Ibu Nasabah PNM Tak Kenal Lelah untuk Bangkitkan Ekonomi Keluarga
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pak Tarno Berangsur Pulih, tetapi Keputusannya Bikin Keluarga Cemas
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Hasil Inter Milan vs AS Roma: Skor 5-2, Cristian Chivu Puji Kembalinya Identitas Nerazzurri
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.