Banyak Negara Capai Kesepakatan, Trafik Selat Hormuz Meningkat

kumparan.com
20 jam lalu
Cover Berita

Lalu lintas di Selat Hormuz mencapai tingkat tertinggi sejak masa awal perang seiring semakin banyaknya negara yang mengamankan kesepakatan jalur aman dengan Iran.

Mengutip Bloomberg, jalur air tersebut mencatat 21 kapal melintas selama akhir pekan dari Teluk Persia.

Angka tersebut merupakan total dua hari tertinggi sejak awal Maret 2026. Dari total kapal tersebut, sebanyak 13 kapal terpantau menuju Laut Arab.

Meski jumlah ini masih merupakan sebagian kecil dari kondisi sebelum perang yang mencapai 135 kapal setiap hari, situasi ini memperkuat kendali Teheran atas wilayah tersebut.

Analis minyak mentah senior dari Kpler Ltd di Singapura, Muyu Xu memberikan pandangannya terkait penguatan pengaruh Iran tersebut.

"Iran menanggapi permintaan dari para mitranya sambil memperkuat cengkeramannya di Hormuz," ujar Muyu Xu.

Ia juga mengingatkan bahwa kelancaran jalur ini masih sangat bergantung pada kebijakan sepihak Teheran.

"Lintasan masih berada di bawah belas kasihan Iran dan situasi dapat berubah sewaktu waktu jika konflik meningkat," jelas Muyu Xu.

Negara Pengecualian

Beberapa negara seperti Irak mendapatkan pengecualian khusus karena hubungan baik mereka dengan Iran. India juga telah berhasil memberangkatkan 8 kapal tanker milik mereka.

Selain itu, kapal yang terkait dengan China dan Jepang juga terpantau berhasil melintas dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, ketegangan diplomatik masih sangat tinggi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberikan dampak buruk bagi infrastruktur sipil Iran jika jalur tersebut tidak segera dibuka sepenuhnya. Namun, pihak Teheran tetap pada pendirian mereka terkait kompensasi finansial.

"Teheran menyatakan bahwa mereka hanya akan membuka jalur tersebut setelah biaya tol yang dibebankan kepada kapal untuk transit dapat menutupi kerusakan akibat perang," ungkap pihak berwenang Iran melalui pernyataan resminya.

Saat ini Iran tengah mengajukan undang undang untuk meresmikan biaya lintasan tersebut sebagai bagian dari kendali mereka di selat. Sementara itu, Pakistan dikabarkan mendapat tawaran 20 slot perjalanan untuk menarik kapal mereka dari wilayah teluk.

Kapal kapal dengan asosiasi dari China, Turki, Yunani, hingga Thailand juga dilaporkan telah melakukan transit sukses melalui rute tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
60 Ribu Orang Penuhi Stadion, Bukan Nonton Bola tapi Saksikan Tilawah Al-Quran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Lama menutupi perpisahan sejak 2021, aktor Fanny Fadillah buka suara alasan cerai dari Elvita Novira
• 10 jam lalubrilio.net
thumb
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Menguat, Lebih Adil bagi Korban
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Bulan Apa Setelah Syawal? Simak Urutan dan Tanggalnya di 2026
• 12 jam laludetik.com
thumb
Puspom TNI Limpahkan Berkas 4 Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus ke Oditur Militer
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.